Pakpak Bharat Kembali Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian, Gubernur Sumut Bangga

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat di bawah kepemimpinan Bupati Dr Remigo Yolando Berutu M Fin MBA.

Pakpak Bharat Kembali Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian, Gubernur Sumut Bangga
HO
TERSENYUM - Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu (kiri) tersenyum saat menerima penilaian laporan keuangan dari Kepala Perwakilan BPK Vincentia Moli Ambar Wahyuni di Gedung BPK Perwakilan Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis (24/5/2018) pagi. 

MEDAN, TRIBUN - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat di bawah kepemimpinan Bupati Dr Remigo Yolando Berutu M Fin MBA, dengan kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Penilaian tersebut terkait laporan keuangan sebagaimana yang tampak pada saat penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan-Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LHP-LKPD) Kabupaten Pakpak Bharat di Gedung BPK Perwakilan Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis (24/5) pagi.

Remigo, yang didampingi Wakil Ketua DPRD Pakpak Bharat Edison Manik SE menerima langsung LHP-LKPD dari Kepala Perwakilan BPK Dra Vincentia Moli Ambar Wahyuni MM Ak.

Penyerahan LHP-LKPD tersebut juga disaksikan Anggota V BPK RI Ir Isma Yatun MI, dan Gubernur Sumatera Utara Dr HT Erry Nuradi M Si.

Selain Kabupaten Pakpak Bharat, 18 kabupaten/kota se-Sumut juga menerima LHP-LKPD. Sedangkan LHP-LKPD Pemerintah Provinsi Sumut akan diserahkan pada Sidang Paripurna DPRD Sumut.

Remigo menyatakan, rasa syukurnya karena dapat mempertahankan opini WTP tersebut. WTP merupakan opini tertinggi yang diberikan BPK untuk laporan keuangan.

"Ini merupakan perwujudan kerja sama tim yang baik di Pakpak Bharat, yang dibarengi keseriusan dan keikhlasan. Sehingga mimpi-mimpi kita untuk mempersembahkan yang terbaik bagi Kabupaten Pakpak Bharat cepat terwujud," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Isma menyebutkan, raihan opini WTP merupakan bentuk dukungan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan yang akuntabel dan transparan.

"Ini merupakan tahun ketiga penerapan laporan keuangan berbasis akrual, yang menjadikan laporan keuangan akan lebih komprehensif dan akuntabel," tuturnya saat memberikan sambutan.

Sementara itu, Gubernur Sumut menyatakan rasa bangganya karena sudah bertambah banyak kabupaten/kota di Sumut, yang meraih opini yang sangat baik untuk laporan keuangan.

"Ini menunjukkan kabupaten/kota di Sumut sudah bertambah maju," katanya. (*)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help