Ramadan 1439 H

Safari Ramadan di Medan, Panglima TNI: Kita Perang Melawan Teroris, Ideologi Asing, dan Narkoba!

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto dalam sambutan singkatnya mengungkapkan, saat ini Indonesia sedang berperang melawan teroris.

Safari Ramadan di Medan, Panglima TNI: Kita Perang Melawan Teroris, Ideologi Asing, dan Narkoba!
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Panglima TNI Marsekal Hadi Djahjanto saat menyampaikan sambutan pada Safari Ramadan di Kodam I/Bukit Barisan, Jumat (25/5/18). 

Laporan Wartawan Tribun/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Safari Ramadan Panglima TNI diselenggarakan di Kodam I/Bukit Barisan, Jalan Gatot Subroto, Medan, Jumat (25/5/18).

Baca: Masjid Azizi, Peninggalan Kesultanan Islam di Bumi Bertuah Langkat

Baca: Pendiri JAD Aman Aman Abdurrahman Akui Sebut Pemerintah Indonesia Kafir, Tapi. . .

Turut hadir Gubernur Sumatera Utara, Kapolda Sumut, Danlantamal, Danlanud serta jajaran kepolisian dan TNI lainnya.

Kegiatan diawali sambutan singkat dari Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen Ibnu Triwidodo.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam sambutan singkatnya mengungkapkan, saat ini Indonesia sedang berperang melawan teroris.

Baca: Antisipasi Teror, Personel Polsek Percut Seituan Perketat Pengamanan di Pintu Masuk

"Saat ini kita sedang mengalami peperangan, peperangan itu adalah melawan teroris, melawan ideologi asing, narkoba dan kejahatan lainnya. Kita perlu bersinergi untuk bersatu dan menyadari bahwa jika kita berjalan sendiri-sendiri negara tidak akan maju," ujarnya dalam kesempatan Safari Ramadan.

Dalam Safari Ramadan tersebut, ustaz menyampaikan tausiyah tentang kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia mengingatkan jangan sampai terjadi seperti di Palestina.

Baca: Bulan Depan Pansus Hak Angket Selidiki Wali Kota Siantar, Menentukan Kasus Lanjut atau Tidak!

Baca: Jadi Ibu Persit Nikahi Pangdam, Usai 5 Tahun Bella Saphira Mualaf, Lihat Fotonya Banjir Pujian

"Ulama itu harus aman lalu beriman. Belakangan ini setiap tausiyah ustaz selalu dikaitkan dengan politik. Saya pernah ke Palestina, rakyat palestina tak tahu arah kiblat. Sejak tahun 1948 mereka selalu berperang dan hanya tahu perang. Maka kita harus hidup berbangsa dan bernegara, siapapun yang mengganggu kita hadapi bersama," ungkap ustaz tersebut.

Safari Ramadan ini diselingi zikir bersama dan hiburan lagu-lagu islami yang langsung dibawakan prajurit TNI. Setelah pelaksanaan buka bersama, para hadirin melaksanakan salat magrib berjemaah. (cr15/tribun-medan.com)

Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved