Grand Opening Kedai Rakyat Milik Anak dan Menantu Presiden Disesaki Pengunjung

Mengusung tema tempat Spektakuler 3 in 1, Kedai Rakyat akan diisi Trio Gibran, Kaesang dan Bobby, coba untuk menyajikan menu-menu khas

Grand Opening Kedai Rakyat Milik Anak dan Menantu Presiden Disesaki Pengunjung
Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
Suasana Grand Opening Kedai Rakyat Milik Anak Jokowi Ramai Dipadati Pengunjung, Sabtu (26/5/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Grand Opening Kedai Rakyat yang berada di Jalan Iskandar Muda nomor 47 A, Simpang Sei Bahorok Medan Baru, yang merupakan milik dari anak kandung dan menantu Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, ramai disesaki oleh para tamu undangan dan pengunjung yang penasaran, Sabtu (26/5/2018).

Mengusung tema tempat Spektakuler 3 in 1, Kedai Rakyat akan diisi Trio Gibran, Kaesang dan Bobby, coba untuk menyajikan menu-menu khas dan akrab di lidah anak muda Kota Medan.

Gibran sendiri akan menyajikan menu makanan Markobar, Kaesang menampilkan menu makanan bernama Sang Pisang dan Bobby yang merupakan menantu dari Presiden Jokowi, akan menampilkan menu minuman Kopi Jolo.

Dalam Grand Opening yang disesaki oleh para pengunjung dan tamu undangan itu sangat disesaki bahkan karangan papan bunga ucapan selamat datang menguntai panjang dari tempat acara hingga simpang Jalan Abdullah Lubis.

Terlihat Walikota Medan Dzulmi Eldin datang hadir ditemani oleh para staf. Sesekali Eldin melempar senyum kepada para tamu undangan lainnya dan warga.

Tak lama berselang, Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw juga turut hadir ditemani Dir Pam Obvit Kombes Pol Hari Subiansuri.

Serta hadir juga Pangkosek Hanudhas, Marsama TNI Tri Bowo Budi Santoso juga turut diundang dalam Grand Opening Kedai Rakyat.

Managing Direktor Kedai Rakyat, Ansari Khaidir mengatakan konsep dari Kedai Rakyat merupakan penggabungan tiga brand anak Presiden, yaitu Mas Bobby, Gibran dan Kaesang dan hari ini perdana grand opening.

"Kita melihat Kedai Rakyat bakal besar kedepannya. Besar pengunjungnya, karena posisi tempat ini berada di depan jalan utama Iskandar Muda dan terpenting akses disini ada dua arah. Jadi pengunjung bisa melihat dari sisi kiri dan sisi kanan," katanya.

"Paling penting di Medan masyarakatnya di atas 1 juta penduduk, jadi minat beli tinggal dirangsang. Bagaimana mentrigger orang agar bisa beli setiap hari. Karena disini bukan hanya ada pisang, tapi ada kopi dan martabak," pungkas Ansari.

(cr9/tribun-medan.com).

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help