Sedih, Wanita Ini Tak Sanggup Bayar Biaya Operasi Melahirkan Rp 8 Juta, Suaminya Tak Bisa Dihubungi!

Pihak rumah sakit telah beberapa kali mengingatkan Hetni untuk tenang agar mempercepat proses penyembuhan.

Sedih, Wanita Ini Tak Sanggup Bayar Biaya Operasi Melahirkan Rp 8 Juta, Suaminya Tak Bisa Dihubungi!
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Hetni Saragih usai operasi dan dirawat di Rumah Sakit Harapan, Kota Pematangsiantar, Minggu (27/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Hetni Saragih (37) beberapa kali mengerang kesakitan pascamelahirkan anak kedua dengan operasi di Rumah Sakit Harapan, Kota Pematangsiantar, Minggu (27/5/2018).

Pihak rumah sakit telah beberapa kali mengingatkan Hetni untuk tenang agar mempercepat proses penyembuhan. Lantaran, tensi darah Hetni mencapai 180/100.

Ibu yang bekerja sebagai tukang cuci piring dan tukang cuci pakaian orang lain tak dapat menahan beban memikirkan biaya operasi sebesae Rp 8 Juta. Beberapa kali mencoba menenangkan diri, tetapi ia harus memikirkan biaya operasi.

Sedihnya, Hetni yang juga melahirkan seorang anak laki-laki ini telah berstatus pisah ranjang.

Ia telah berpisah dengan suaminya yang tengah berada di Kabupaten Karo.

Ia tak menyangka, selepas pisah dengan suaminya, Hetni telah berbadan dua.

"Dokter bilang sudah bisa pulang besok. Tapi, inilah, uang untuk membayar operasi ini tidak ada. Makanya, tensi tidak turun-turun," ujarnya.

Ia bertambah sedih ketika tak seorang pun saudara yang memikirkan tentang nasibnya. Bahkan, ia tak dapat lagi menghubungi suaminya.

"Sekarang uang sepeserpun tidak ada saya pegang. Anak saya yang pertama saya titip ke tetangga dulu," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help