Anda Pekerja/Buruh Namun Tidak Dapat THR? Segera Laporkan ke Sini

bagi buruh yang mau mengadu bisa datang ke kantor mereka yang ada di Jln Medan-Tanjung Morawa Km 13, 1 Gang Dwi Warna Nomor 1 Tanjung Morawa.

Anda Pekerja/Buruh Namun Tidak Dapat THR? Segera Laporkan ke Sini
Tribun Medan / Array
Ketua DPW FSPMI Sumut, Willy Agus Utomo 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM - Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) membentu posko pengaduan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) untuk kaum buruh di Sumatera Utara. Posko pengaduan itu telah dibentuk di 12 Kabupaten Kota.

Selain Deliserdang dan Medan posko juga ada di Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Batu Bara, Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu Selatan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Padang Sidempuan dan Mandailing Natal.

Posko ini dibentuk dalam rangka menjelang hari Raya Idul Fitri 1439 H.

Ketua FSPMI Sumut, Willy Agus Utomo menyebut, bagi buruh yang mau mengadu bisa datang ke kantor mereka yang ada di Jln Medan-Tanjung Morawa Km 13, 1 Gang Dwi Warna Nomor 1 Tanjung Morawa.

Selain itu pengaduan juga dapat disampaikan melalui melalu nomor telpon di 061-7944530 atau Handpone 085285540703 dan 081212555928. Dipastikannya setiap pengaduan akan dilakukan tindaklanjut.

"Tidak ada alasan apapun bagi pengusaha untuk tidak membayar THR pekerjanya. Dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 6 tahun 2016, bagi buruh yang memiliki masa kerja 1 bulan dan seterusnya berhak akan THR, dan untuk segala jenis setatus pekerjaan. Untuk pekerja yang mempunyai masa kerja 12 bulan terus menerus atau lebih, diberikan THR 1 Bulan Upah, untuk masa kerja 1 bulan tapi belum 12 bulan diberikan secara proposional, hitungannya proposional," ujar Willy didampingi Tony Rickson Silalahi Sekretaris FSPMI Sumut dikantornya Jalan Medan - Tanjung Morawa Km 13,1 Gg Dwi Warna No 1, Senin (28/5/2018).

Untuk itu, Willy menghimbau pada para pengusaha agar segera memberikan THR buruhnya paling lambat satu minggu sebelum lebaran Idul Fitri tiba.

Kemudian ia juga menegaskan, bagi pengusaha yang tidak memberikan THR pada buruhnya, akan dilakukan proses hukum sesuai peraturan yang berlaku.

Ia mengancam akan menyurati Menteri Tenaga Kerja (menaker) dan mempublikasikan perusahaan yang membandel ke halayak umum.

"Bagi pekerja/ buruh di Sumut yang tidak mendapatkan THR, kami siap membantu mengadvokasi para buruh yang tak diberikan THR ditempatnya bekerja, agar haknya merayakan lebaran bersama keluarga tercapai dan terjamin. Dalam aturannya, pengusaha yang tidak bayar THR dikenakan sanksi Administratif sampai dengan pencabutan izin oprasional perusahaan, tidak hanya itu, kita akan fublikasikan perusahan yang tak bayar THR ke media, dan surati Menteri Tenaga Kerja, agar ditindak lanjuti segera,"tegas Willy. (dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help