Informasi Masyarakat Edarkan Narkoba, Fardisia Diciduk di Rumahnya

Fardisia Hapiz (33) tidak bisa berlebaran bersama sanak famili. Pasalnya ia telah diamankan petugas Satreskrim Narkoba Polrestabes Medan

Informasi Masyarakat Edarkan Narkoba, Fardisia Diciduk di Rumahnya
net
Ilustrasi. 

Laporan wartawan Tribun Medan / M Fadli

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Fardisia Hapiz (33) tidak bisa berlebaran bersama sanak famili. Pasalnya ia telah diamankan petugas Satreskrim Narkoba Polrestabes Medan karena dugaan mengedarkan narkoba.

Kini dirinya meringkuk di dalam ruang tahanan polrestabes Medan, Senin (28/5/2018).

Setelah dirinya ditangkap petugas Satres Narkoba Polrestabes Medan dari dalam rumahnya yang di Jalan Pendidikan/Sehati Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo menjelaskan, tertangkapnya tersangka berawal dari laporan masyarakat bahwa pelaku (Fardisia) mengedarkan narkoba di kawasan tempatnya tinggal.

"A‎nggota kami menindaklanjuti informasi dari masyarakat tersebut, dengan melakukan penyelidikan dan pengintaian di seputaran Jalan Pendidikan atau Jalan Sehati," ujarnya Raphael.

Lanjut kasat, beberapa saat diintai, petugas Satres Narkoba melihat seorang pria yang ciri-cirinya sesuai dengan informasi dari masyarakat, tengah mengendarai sepedamotor menuju ke rumahnya. Saat itu juga petugas lansung mengikuti target operasi (TO) tersebut.

"Saat tersangka masuk ke dalam rumahnya, anggota kami langsung mengejarnya dan merigkus pelaku. Saat digeledah, dari saku celana tersangka disita satu dompet kecil warna merah berisi plastik klip kecil sabu sabu seberat 0,48 gram. Sedangkan di kamar tersangka juga ditemukan kaleng rokok berisi timbangan elektrik," tambahnya.

Dari tangan pelaku polisi berhasil amankan satu buah dompet kecil berwarna merah, satu paket sabu seberat 0,48 gram, beberapa plastik klip dan satu unit timbangan elektrik.

"Saat dilakukan interogasi, pelaku mengaku barang haram itu untuk dijualnya. Selanjutnya tersangka berikut barang bukti diboyong ke Mako guna menjalani pemeriksaan intensif," tutup Raphael

 (cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help