Zainuddin Mars Perintahkan Kadis PU Tuntaskan Longsor Sebelum Lebaran

Setiba di lokasi, terlihat Plt Bupati H Zainuddin Mars berbincang dan berdikusi bersama Kadis PU Donal Lumbantobing

Zainuddin Mars Perintahkan Kadis PU Tuntaskan Longsor Sebelum Lebaran
Plt Bupati Deliserdang H Zainuddin Mars didampingi Kepala Dinas PUPR Ir Donald P Lumbantobing, Sekretaris BPBD Darwin Surbakti dan Camat Amos F Karokaro tinjau jalan longsor penghubung Desa Bandarbaru Kecamatan Sibolangit menuju Penen Kecamatan Birubiru, Jumat (25/5/2018). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Deliserdang H Zainuddin Mars didampingi Kepala Dinas PUPR Ir Donald P Lumbantobing, Sekretaris BPBD Darwin Surbakti dan Camat Amos F Karokaro tinjau jalan longsor penghubung Desa Bandarbaru Kecamatan Sibolangit menuju Penen Kecamatan Birubiru, Jumat (25/5/2018).

Setiba di lokasi, terlihat Plt Bupati H Zainuddin Mars berbincang dan berdikusi bersama Kadis PU Donal Lumbantobing, Camat Sibolangit Amos F Karo-Karo, Kepala Desa dan masyarakat.

"Saya perintahkan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Deliserdang untuk segera menangani jalan longsor ini yang menghubungkan Kecamatan Sibolangit dan Kecamatan Birubiru. Kadis PUPR menyatakan kesiapannya untuk menyelasaikan jalan itu sebelum lebaran. Semoga dapat terlaksana, sehingga masyarakat yang hendak mengangkut hasil pertanian tidak terlalu lama menanggung beban," kata Zainuddin Mars.

Pantauan di lokasi, panjang jalan yang longsor sekitar 20 meter dan lebar 5 meter serta kedalaman 15 meter. Warga sekitar bersama petugas dari PU terlihat bekerjasama menangani langkah pertama penanganan longsor.

Salah seorang warga setempat, Jhoni Sitepu (40) mengatakan longsor tersebut sudah berlangsung 3 hari dan akibatnya roda 4 untuk akses mengangkut hasil pertanian tidak dapat melalui, yang dapat melintas hanya roda 2. Untuk sementara, warga mengakut hasil pertanian dengan cara melangsir atau dari jalan alternatif dengan jarak tempuh 7 Kilometer.

Diceritakan, 2 minggu lalu ada lubang berdiamter 1 meter persegi di titik lokasi. Dengan kapasitas curan hujan tinggi dan diduga gorong-gorong di bawah jalan yang longsor pecah, tanah tergerus oleh aliran air di dalam gorong-gorong.

Akibat tanah sudah tergerus, kata Jhoni, tembok beton penahan tanah ukuran 2 x 8 meter amblas dan terjadilah longsor seperti yang terjadi. "Memang saat ini terlihat aliran paritnya kecil, namun jika hujan deras ditambah sekitar lokasi perbukitan maka volume air tinggi dan hal itulah penyebab longsor," terangnya.

Sementara Kadis PU PR Donald P Lumbantobing mengidentifikasi longsor berawal gorong-gorong parit pecah. Disebut langkah yang diambil yaitu gorong-gorong akan dibuka kembali atau diperbaiki agar aliran parit dari hulu tetap mengalir, sebab jika tidak penimbunan longsor akan sia-sia.

Usai pekerjaan itu, lanjutnya, gorong-gorong ditutup lalu ditimbun material tanah bercampur batu. "Kita segera menangani dan mudah-mudahan tuntas sebelum lebaran," kata Donald.

Editor: Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help