Ramadan 1439 H

Hari Pertama Dibuka, Bank Indonesia Terima Pecahan Uang Kecil Hampir Rp 1 Miliar

Arief Budi Santoso, mengatakan, di hari pertama sudah terjadi penukaran uang pecahan kecil sebesar Rp 928 juta atau hampir Rp 1 miliar.

Hari Pertama Dibuka, Bank Indonesia Terima Pecahan Uang Kecil Hampir Rp 1 Miliar
Tribun Medan /Ayu Prasandi
Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sumut, Arief Budi Santoso saat menjelaskan terkait penukaran pecahan uang kecil. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Bank Indonesia (BI) resmi membuka penukaran uang pecahan kecil pada 28 Mei 2018 kemarin. Walau baru hari pertama namun antusias masyarakat yang ingin melakukan penukaran uang tersebut cukup besar.

Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sumut, Arief Budi Santoso, mengatakan, di hari pertama sudah terjadi penukaran uang pecahan kecil sebesar Rp 928 juta atau hampir Rp 1 miliar.

“Jumlah tersebut pastinya akan terus bertambah hingga batas periode penukaran yang telah ditentukan yaitu pada tanggal 7 Juni 2018 mendatang dan tahun ini Bank Indonesia menyediakan Rp 4,1 triliun untuk uang pecahan kecil tersebut,” ujarnya, Selasa (29/5/2018).

Ia menjelaskan, Bank Indonesia menyediakan penukaran uang pecahan kecil untuk masyarakat  yang membutuhkan untuk Lebaran mendatang dengan mengambil tempat di Lapangan Benteng Medan sejak pukul 08.30 WIB sampai 13.00 WIB.

“Masyarakat juga bisa melakukan penukaran uang pecahan dengan total Rp 5,6 juta per orangnya per hari. Nilai tersebut mengalami kenaikan dari sebelumnya yang hanya Rp 3,7 juta per orang,” jelasnya.

Ia menerangkan, dengan Rp 5,6 juta masyarakat mendapatkan rincian uang pecahan yaitu Rp 20 ribu satu pack, Rp 10 ribu dua pack, Rp 5 ribu satu pack, dan Rp 2.000 tiga pack.

“Untuk penukaran uang pecahan kecil tersebut, Bank Indonesia juga melibatkan 10 bank dan menyediakan sekitar 54 tempat penukaran yang tersebar di beberapa lokasi dan kantor bank,” terangnya.

Ia menuturkan, Pecahan uang kecil yang paling banyak disediakan adalah nominal yang Rp 20ribu, hanya saja yang memang diminati masyarakat adalah uang pecahan Rp 5ribu dan Rp 2 ribu.

“Dan memang harapan kami masyarakat bisa memanfaatkan penukaran tersebut dengan sebaik-baiknya. Bank Indonesia akan mencoba memenuhi permintaan masyarakat akan uang pecahan tersebut,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, Bank Indonesia cukup banyak akan menyuport kebutuhan uang kecil pada masyarakat di Kota Medan khususnya. Satu tambahan lagi bahwa layanan penukaran uang pecahan ini tidak hanya dilakukan di Medan tetapi dilakukan di Siantar dan Sibolga. 

“Bank Indonesia juga berada di delapan instansi dan delapan pasar dengan menyediakan mobil khas keliling,” ungkapnya.

Ia berharap masyarakat yang ingin melakukan penukaran tidak perlu khawatir dan tidak perlu berdesak-desakan karena memang Bank Indonesia menyediakan kebutuhan uang kecil masyarakat.

“Desakan rasanya  saya harus mengatakan kepada masyarakat untuk tidak perlu berdesak-desakan karena semuanya akan dilayani dengan baik. Kembali lagi seperti kalau kita bicara inflasi, tidak perlu panic karena stok ada,” katanya.

(pra/tribun-medan.com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved