Ramadan 1439 H

Hindari Uang Palsu, Bank Indonesia Imbau Masyarakat Lakukan Penukaran Uang di Loket Resmi

Agar meminimalisir terjadinya kerugian yang mungkin bisa dialami masyarakat jika tidak menukar di loket-loket resmi yang sudah disediakan tersebut

Hindari Uang Palsu, Bank Indonesia Imbau Masyarakat Lakukan Penukaran Uang di Loket Resmi
Tribun Medan /Ayu Prasandi
Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sumut, Arief Budi Santoso saat menjelaskan terkait penukaran pecahan uang kecil. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Bank Indonesia mengimbau kepada masyarakat agar melakukan penukaran uang pecahan untuk kebutuhan Lebaran di loket-loket resmi yang sudah disediakan.

Hal tersebut dilakukan agar meminimalisir terjadinya kerugian yang mungkin bisa dialami masyarakat jika tidak menukar di loket-loket resmi yang sudah disediakan tersebut.

“Saya menyarankan kepada masyarakat untuk melakukan penukaran di Bank Indonesia dan loket-loket secara resmi karena jika di luar Bank Indonesia dan loket-loket yang sudah disediakan maka tidak bisa menjamin mulai dari jumlahnya hingga keaslian uangnya,” jelas Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sumut, Arief Budi Santoso, Selasa (29/5/2018).

Ia menuturkan, ia juga meminta masyarakat untuk waspada akan peredaran uang palsu yang marak terjadi saat Ramadan hingga Lebaran mendatang.

“Uang palsu itu akan beredar memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat akan keaslian uang Rupiah. Oleh karena itu, Bank Indonesia selalu secara rutin menjelaskan tentang ciri khas dari uang Rupiah,” tuturnya.

Baca: Hari Pertama Dibuka, Bank Indonesia Terima Pecahan Uang Kecil Hampir Rp 1 Miliar

Ia mengungkapkan, selain mengedarkan uang baru atau uang pecahan kecil, saat penukaran Bank Indonesia akan menginformasikan keaslian uang Rupiah kepada masyarakat yang melakukan penukaran.

“Intinya masyarakat tidak perlu panik karena memang stok kebutuhan uang pecahan kecil yang disediakan jumlahnya cukup banyak yaitu Rp 4,1 triliun dan juga harus tetap waspada,” ungkapnya.

Ia mengatakan, Bank Indonesia menyiapkan uang sebanyak Rp 4,1 triliun untuk Lebaran. Sebanyak Rp 300 miliar diantaranya adalah uang kecil, kemudian Rp 3,8 triliun dalam bentuk uang besar yaitu pecahan Rp 100ribu dan Rp 50ribu.

“Uang pecahan Rp 100ribu dan Rp 50ribu digunakan untuk keperluan ATM dan pembayaran instansi-instansi. Ditarik oleh bank, kemudian bisa untuk mengisi ATM dan bisa untuk membayar instansi,” katanya.

(pra/tribun-medan.com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Joseph W Ginting
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved