SMK Immanuel Medan Tingkatkan Kualitas melalui Kerjasama Industrial

"Kami selalu melihat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Dan kerja sama dengan perusahaan menjadi satu hal yang sangat penting.

SMK Immanuel Medan Tingkatkan Kualitas melalui Kerjasama Industrial
Tribun Medan/HO
Siswa SMK Immanuel saat melakukan praktik. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Perkembangan dunia pendidikan saat ini ditandai dengan gencarnya inovasi teknologi. Hal tersebut menuntut penyesuaian sistem yang selaras dengan tuntutan dunia kerja.

Sebagai satu institusi pendidikan formal yang mempersiapkan siswanya menuju dunia kerja, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Immanuel Medan tak hanya sekadar memberikan bekal pengetahuan saja.

Keunggulan lainnya yaitu adanya kerjasama industrial antara sekolah dengan perusahaan. Melalui prinsip kerjasama ini, tujuannya mempercepat waktu penyesuaian bagi lulusan dalam memasuki dunia kerja, juga untuk meningkatkan kualitas dari sekolah itu juga.

"Kami selalu melihat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Dan kerja sama dengan perusahaan menjadi satu hal yang sangat penting. Bukan hanya sekadar kerjasama resmi di atas kertas, tapi bagi kami yang terpenting adalah ketika kerjasama ini dapat memberikan keuntungan dalam peningkatan kualitas sekolah ini," ujar Pengurus Yayasan Immanuel Munthe.

Baca: Siswa SMK Immanuel Rutin Adakan Kegiatan Servis Gratis

Berhasil mempertahankan kualitas pendidikan sejak tahun 1988, tak heran jika satu perusahaan kendaraan bermotor asal Jepang, Suzuki, memberikan kepercayaan bagi Jurusan Teknik Sepeda Motor SMK Immanuel Medan untuk menciptakan teknisi-teknisi handal khusus kendaraan roda dua.

Kerja sama ini sudah terjalin sejak tahun 2004, dan hingga saat ini, SMK Immanuel Medan menjadi satu-satunya sekolah yag memiliki bengkel resmi brand motor yang terletak tepat di sebelah sekolah di Jalan Gatot Subroto, Medan.

Selain menyediakan peluang kerja yang besar bagi lulusan, kolaborasi ini pun memberikan ruang bagi tenaga pengajar di sekolah ini untuk mengembangkan pengetahuan mengenai teknologi keluaran terbaru. Juga, tidak kalah pentingnya, ini juga mendukung ketersediaan sarana dan pra-sarana praktik kerja dengan teknologi terkini.

Kepala Sekolah SMK Immanuel Medan Hormat Sipahutar mengatakan, setiap tahunnya akan ada bantuan, mulai mesin-mesin teknologi terbaru, hingga unit kendaraan yang bisa dijadikan bahan belajar oleh siswa.

"Ketika ada perkembangan baru dari segi teknologi mesin, tenaga pengajar akan diundang untuk belajar mengenai alat baru itu. Ilmu tersebut yang nantinya akan mereka bagikan kepada murid-murid. Ketersedian sarana praktik juga menjadi keunggulan kita, karena setiap tahunnya kita diberikan bantuan unit kendaraan terbaru untuk bahan belajar," ucapnya.

Pada tahun 2017, sekolah ini berhasil mendapatkan peringkat Amat Baik (A) dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M). Hormat mengatakan, perolehan itu tidak terlepas dari kerjasama sekolah dengan perusahaan, sarana dan pra-sarana pembelajaran, juga tenaga-tenaga pengajar yang berkompetensi.

"Kami tidak sembarang dalam memilih tenaga pengajar. Khusus untuk jurusan ini, kami memilih guru-guru yang memiiki kompetensi dan sertifikasi khusus di bidang sepeda motor, jadi bukan hanya yang mengetahui otomotif saja," katanya.

Sama halnya dengan tenaga pengajar tetap, kata Hormat, guru-guru tamu yang diundang untuk mengajar pun juga yang memiliki kemampuan dan pengetahuan di bidang tekonologi kendaraan roda dua yang sudah tersertifikasi. Apalagi SMK Immanuel saat ini sudah lulus dan menjadi satu-satunya lembaga uji kompetensi Teknisi Sepeda Motor resmi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

Penulis: Sally Siahaan
Editor: Eti Wahyuni
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help