Truk Muatan Kayu dari TPL Overtonase, Dewan: Dishub Harus Bertindak Tegas

Truk pengangkut kayu dari Perusahaan TPL ini sering membawa ratusan batang kayu melebih standar.

Truk Muatan Kayu dari TPL Overtonase, Dewan: Dishub Harus Bertindak Tegas
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Raker Komisi III dengan Dinas Perhubungan Kota Pematangsiantar, Rabu (30/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Komisi III DPRD Kota Siantar menyoroti maraknya truk pengangkut kayu yang kelebihan muatan atau overtonase melintas di Kota Pematangsiantar.

Truk pengangkut kayu dari Perusahaan Toba Pulp Lestari (TPL) ini sering membawa ratusan batang kayu melebih standar.

Bahkan, akibat terlalu over, puluhan kayu jatuh berserakan di Jalan Sisingamangaraja dan menghambat arus lalu lintas.

Komisi III juga menilai kelebihan muatan kayu ini dapat membahayakan pengguna jalan.

Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPRD Siantar, Daniel Manangkas Silalahi saat rapat kerja dengan Dinas Perhubungan.

"Truk pengangkut kayu ini sudah warning, selalu overtonase. Selalu melebihi standar. Dinas Perhubungan semestinya bisa menegur atau menindak langsung truk muatan kayu dari TPL,"ujarnya, Rabu (30/5/2018).

Daniel pun menyinggung terkait adanya program operasi pengendalian yang berdasarkan data mencapai 99,22 persen. Padahal, truk overtonase bisa bebas beroperasi.

Menanggapi hal itu, Esron Sinaga beralasan penyebab persoalan tersebut adalah Jembatan Timbang yang tidak beroperasi lagi.

"Kita juga terus berkoordinasi supaya truk itu terus diawasi. Karena ini bukan hanya wewenang Dinas Perhubungan. Ada instansi lain. Dishub itu bagian regulasinya dan sarana yang dibutuhkan. Ada Satuan Lalu Lintas untuk mengawasi itu," katanya.

Esron berdalih, persoalan lalu lintas merupakan tugas Satuan Lalu Lintas.

"Itu yang menjadi persoalan, ketika ada macet, Dishub yang disalahkan. Padahal kami sifatnya hanya membantu," tambahnya. (tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help