BNNP Sumut Musnahkan 26,6 Kilogram Ganja dan 9.900 Butir Ekstasi Jaringan Malaysia

Pemusnahan barang bukti narkoba, dilakukan dengan menggunakan alat yang ada di halaman kantor BNNP Sumut di Jalan Williem Iskandar

BNNP Sumut Musnahkan 26,6 Kilogram Ganja dan 9.900 Butir Ekstasi Jaringan Malaysia
Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Marsauli Siregar saat memaparkan kasus tangkapan narkoba jenis ganja dan ekstasi 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara (Sumut) memusnahkan 26,6 kilogram narkoba jenis ganja kering dan 9.900 butir pil ekstasi, yang merupakan barang bukti hasil pengungkapan dari sejumlah kasus.

Pemusnahan barang bukti narkoba, dilakukan dengan menggunakan alat yang ada di halaman kantor BNNP Sumut di Jalan Williem Iskandar, Medan Estate, Kamis (31/5/2018).

Kepala BNNP Sumut Brigjen Marsauli Siregar mengatakan pemusnahan yang dilakukan untuk melengkapi proses hukum. Jadi barang bukti narkoba yang dimusnahkan disita dari dua kasus berbeda.

Seperti kasus pertama, ganja kering sebanyak 26,6 kilogram, disita dari seorang tersangka bernama Rezky Andrean, yang ditangkap di rumah kos Jalan Sei Belutu, Medan (11/4/2018) lalu

"Modus tersangka penyelundupan ganja ini, dengan cara memasukkan ke dalam kotak kayu hiasan rumah dan akan dikirim keluar Sumatera Utara," kata Marsauli di Kantor BNNP Sumut, Kamis (31/5/2018).

Marsauli menjelaskan bahwa paket ganja sebanyak 15 bal yang dibalut menggunakan lakban kuning, dikirim melalui jasa pengiriman. Namun rupanya pihak jasa pengiriman mencurigai paket yang dikirim tersangka dan lamgsung menghubungi polisi. Selanjutnya dilakukan penyelidikan hingga akhirnya tersangka Rezky bisa tertangkap.

"Kasus kedua, yaitu dengan barang bukti ekstasi sebanyak 9.900 butir yang terjadi pada (14/5/2018). Mereka membawa barang Pil ekstasi berwarna biru dengan logo huruf S," ujar Marsauli.

"Berhasil diamankan tiga tersangka, yakni Muhammad Sani, Muhammad Iqbal dan Andre alias Icik di kawasan Jalan Medan-Binjai KM 10 Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, diciduk saat melintas dengan sepeda motor," sambungnya.

"Jadi ekstasi yang disita dari ketiga tersangka ini berasal dari Malaysia. Mereka ini merupakan jaringan Malaysia-Aceh-Sumut," pungkas Marsauli.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help