PSMS Tambah Rekor Buruk Laga Tandang, Djanur Berharap di Laga Kandang

Rekor buruk PSMS Medan saat laga tandang masih terus berlanjut. Kekalahan atas Borneo FC 3-1 menambah jumlah

PSMS Tambah Rekor Buruk Laga Tandang, Djanur Berharap di Laga Kandang

Laporan Wartawan Tribun Medan Ilham Fazrir Harahap

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Rekor buruk PSMS Medan saat laga tandang masih terus berlanjut. Kekalahan atas Borneo FC 3-1 menambah jumlah kekalahan mereka menjadi enam kali.

Tim Ayam Kinantan julukan PSMS belum juga bisa bangkit untuk meraih poin dari markas lawan.

Pelatih PSMS Djadjang Nurdjaman akui atas rekor buruk mereka itu. Mau tak mau mereka pun harus bangkit untuk meraih kemenangan lagi pada laga kandangnya. Apalagi lawan selanjutnya cukup berat bentrok dengan Persib Bandung.

"Kami kembali menerima kekalahan. Ini merupakan suatu hasil yang buruk bagi kami, karena sudah enam kali away, sama sekali belum menghasilkan satu poin pun. Tapi bagaimana pun pemain kami sudah berjuang, dan saya apresiasi pemain saya. Dan kami berharap laga selanjutnya di kandang kami bisa kembali meraih kemenangan," ujar Djadjang, Minggu (2/6/2018).

Kekalahan atas Borneo kemarin memang sangat dirasakan Djadjang mengingat kondisi timnya tengah pincang. Tiga pemain asing mereka Reinaldo Lobo, Sadney Urikhob dan Dilshod tak bisa dibawa. Tanpa kehadiran mereka cukup berpengaruh bagi PSMS.

Termasuk tanpa adanya pemain asal Brazil Reinaldo Lobo di lini bawah. Pasalnya, Lobo menjadi pilihan utama Djadjang sebagai benteng pertahanan Ayam Kinantan. Duet yang ia turunkan Roby dan Roni, menurut Djadjang belum maksimal.

"Tentu dengan tidak adanya tiga pemain sangat berpengaruh dengan tim kami. Apalagi tanpa kehadiran Lobo di bawah. Duet Robi dan Roni belum kelihatan padu sehingga sempat ada alami kesalahan-kesalahan," bebernya.

(lam/tribun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved