Pemko Siapkan Rp 70 Miliar untuk THR ASN Kota Medan, Ini Penjelasan Irwan Ibrahim Ritonga

THR tersebut telah diberikan sebagian kepada masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Pemko Siapkan Rp 70 Miliar untuk THR ASN Kota Medan, Ini Penjelasan Irwan Ibrahim Ritonga
Tribun Medan
Kenaikkan THR PNS (Hendrik Naipospos) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Liska Rahayu

TRIBUN-MEDAN. COM, MEDAN – Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Medan Irwan Ibrahim Ritonga mengatakan, Pemko Medan menyediakan dana hampir Rp 70 miliar untuk Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca: Kapolda Irjen Paulus Juga Menantikan THR Cair. . Uangnya akan Diberikan untuk Istri dan Keluarga

Baca: Hore. .THR 28 Ribu Lebih ASN Pemprov Cair Pekan Ini, Tapi Bagaimana ya Nasib Para Honorer?

THR tersebut telah diberikan sebagian kepada masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Sebagian sudah, sebagian belum. Yang sudah ngasih SPM (Surat Perintah Membayar) kita bayarkan, itu kan dari SKPD masing-masing. Ada beberapa SKPD lagi yang belum ngasih, sekitar tiga lagi yang belum mengajukan. Kami (BPKAD) kan hanya membayarkan. Kalau diajukan dari SKPD-nya, kita bayarkan, kalau enggak diajukan, ya enggak kita bayarlah,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (4/6/2018).

Irwan juga menjelaskan, hari terakhir pembagian THR adalah Jumat (8/6/2018). Namun ia mengharapkan semua urusan pembagian THR sudah selesai pada hari Kamis (7/6/2018). Irwan juga menambahkan, semua gaji ASN sudah dibayarkan melalui transfer.

Baca: Kasus Penggelapan Puluhan Mobil Mewah, Nova Zein Bantah Berikan Fee kepada Saksi Ini

Baca: Asyik, Pekan Ini THR Aparatur Sipil Negara Sumut Cair, Ini Lho Penyebab Keterlambatannya

Mengenai pembagian THR, Irwan menjelaskan, hanya PNS saja yang mendapatkan THR, sementara pegawai honorer tidak. Pembagain THR pun sesuai dengan seluruh komponen gaji pegawai tersebut.

“Pembagiannya hanya PNS saja, honorer enggak ada. THR itu didapatkan sesuai gaji pokok, tunjangan umum, tunjangan anak, tunjangan keluarga. Sesuai dengan komponen gajinyalah,” ujarnya lagi.

Sebelumnya diberitakan, BPKAD tidak menyediakan alokasi dana khusus anggaran dari pemerintah pusat untuk membayar THR dan gaji ke-13.

Uang THR dan gaji 13 diambil dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang ada, bukan dana khusus dari pemerintah. (cr5/tribun-medan.com)

Baca: Penumpang Tunggal Garuda Indonesia yang Viral Ternyata Cucu Pahlawan dan Kakak Ketua FPI Palu

Baca: Via Valen Alami Pelecehan Seksual Verbal, Nama Marko Simic Disebut-sebut, Kenapa Bisa Begitu?

Baca: Viral, Restoran Ternama Kepergok Pakai Air Comberan Mencuci Piring, Ini Videonya

Baca: Gagal Bertunangan, Nestapa dan Isak Tangis Kekasih di Pusara Razan Sungguh Sembilu

Baca: Sadis, Grace lebih dulu Dirudapaksa dan Disumpal Pelaku sebelum Dibunuh dan Masukkan ke Karung

Baca: Jumiyati Sang Janda Muda Dibunuh Pria Kenalan 5 Hari di Facebook, Begini Kronologi Lengkapnya

Penulis: Liska Rahayu
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help