Ombudsman Heran Wali Kota Pertahankan Kadis Mantan Narapidana Korupsi, Sekda Sebut akan Dievaluasi

Kepala Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar, Fatimah Siregar pernah dipenjara 1 tahun 3 bulan karena kasus korupsi pengadaan mobil

Ombudsman Heran Wali Kota Pertahankan Kadis Mantan Narapidana Korupsi, Sekda Sebut akan Dievaluasi
Tribun Medan / Royandi
Fatimah Siregar Kadisporabudpar Kota Siantar (Kanan) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR -Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara, Abyadi Siregar menilai kebijakan Wali Kota Siantar Hefriansyah dalam mempertahankan mantan narapidana korupsi sebagai pejabat telah keliru.

Apalagi, Kepala Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar, Fatimah Siregar pernah dipenjara 1 tahun 3 bulan karena kasus korupsi pengadaan mobil Puskesmas Keliling Tahun Anggaran 2014.

"Seharusnya pejabat yang sudah pernah tersandung kasus korupsi tidak diangkat lagi. Kita khawatir perbuatan yang sama akan dilakukan lagi. Sudah cacat itu,"ujar Abyadi, Selasa (5/6/2018).

Abyadi menilai Hefriansyah tidak menjalankan program mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

"Kalau mengangkat koruptor sebagai kepala dinas, kebijakan ngak benar itu. Mau dihukum satu bulan pun, kalau sudah korupsi itu sudah tidak bisa lagi diberikan jabatan,"ungkapnya

"Hefriansyah harus punya komitmen untuk menjaga integritas pemerintahan dan untuk menciptakan pemerintahan yang bersih,"tambahnya.

Sementara, Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar, Budi Utari mengatakan telah mendapatkan surat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk pemberhentian Fatimah Siregar. Ia juga sedang menemui Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk membahas hal tersebut.

"Memang sudah ada surat dari BKN dan saya juga mau ke KASN. Kita ikuti saja proses ini nanti. Kemungkinan kita ganti,"ujarnya.

Saat disinggung apakah Fatimah Siregar nanti akan diberhentikan dari PNS, Budi belum dapat memastikan. Namun, jika memang diperkenankan lagi sesuai peraturan, maka akan dilakukan pemecatan.

Budi juga menjelasjan dalam waktu dekat ini akan dilakukan lelang jabatan Eselon II. Ia memastikan Fatimah tak lagi mendapatkan jabatan di Pemko Siantar.

(tmy/tribun-medan.com).

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help