KAI Divre I Sumut Sudah Lakukan Cek Kesehatan untuk Masinis

PT Kereta Api Indonesia (Divre) I Sumatera Utara (Sumut) telah melakukan pemeriksaan dan pengecekan

KAI Divre I Sumut Sudah Lakukan Cek Kesehatan untuk Masinis
Tribun Medan / Ayu
Suasana di Stasiun Kereta Api Medan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- PT Kereta Api Indonesia (Divre) I Sumatera Utara (Sumut) telah melakukan pemeriksaan dan pengecekan kesehatan kepada seluruh masinis-masinisnya.

Hal tersebut dilakukan agar seluruh masinis tersebut dapat melayani masa angkutan Lebaran kali ini dengan baik dan lancar.

Vice Presiden PT KAI Divre I Sumut, Rusi Haryono, kepada Tribun mengatakan, tes kesehatan sudah dilakukan secara menyeluruh termasuk juga melakukan tes urin.

 “Tak hanya tes kesehatan, jika sudah dinyatakan sehat maka kemudian para masinis tersebut kemudian mengikuti cek lagi yaitu Tunjuk Sebut. Di Tunjuk Sebut tersebut, para masinis akan diberikan semboyan-semboyan,” tuturnya, Rabu (6/6/2018).

Ia menjelaskan, para masinis tersebut dalam menghitung cepat harus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan terutama terkait semboyan-semboyan tersebut.

Baca: Urai 7 Fakta Mayat dalam Kardus, Rika yang Tertutup hingga Tubuh yang Dibunuh secara Keji

Baca: 7 Keluarga yang Paling Unik dan Aneh yang Ada di Dunia, Ada yang Sekeluarga Jalannya Merangkak

Baca: Via Vallen Balas Pelecehan Verbal dalam Bahasa Inggris, Netizen Pro dan Kontra Menyasar Grammar

Baca: Perempuan Ini Foto Pria Tampan Diam-diam, Sungguh Tak Disangka Dia Mendapatkan Balasan Begini

Baca: Mahfud MD Respons soal Seorang Perempuan Salat di Gereja, BJ Habibie Melakukannya ketika di Jerman

Baca: Pria Ini Kaget Temukan Tengkorak di Kebunnya namun Reaksi Istri Malah Bikin Merinding

“Agar mudik berjalan lancar, selain memeriksa kondisi kesehatan para masinis dan karyawan juga diberlakukan pos pengamanan yang berada di setiap stasiun dan juga di setiap jalur,” jelasnya.

Ia menerangkan, PT KAI Divre I Sumut telah menyediakan pos pengamanan, pemeriksa jalur, penjaga kerawanan jembatan hingga penjaga ekstra pelintasan yang liar.

“Ada sekitar 11 titik kerawanan ada di jembatan-jembatan seperti di Siantar, Tebing Tinggi, di Rantau Parapat, dan beberapa. Antisipasi yaitu melakukan monitor kepada kawasan-kawasan tersebut,” terangnya.

(pra/tribun-medan. com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help