Kerap Mengaku Sebagai Polisi, Perampok Ini Bertekuk Lutut di Hadapan Pegasus

Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan membekuk

Kerap Mengaku Sebagai Polisi, Perampok Ini Bertekuk Lutut di Hadapan Pegasus
Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan membekuk pelaku perampok bersenjata api (bersenpi), yakni YH (36), JAJ (26), RP (26) dan YH (39), Kamis (7/6/2018) Medan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Frengki Marbun

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan membekuk pelaku perampok bersenjata api (bersenpi), yakni YH (36), JAJ (26), RP (26) dan
YH (39).

Dari keterangan Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha, para pelaku sudah lebih dari dua kali menjalankan aksi kejahatannya dan selalu mengaku sebagai anggota Polri.

Petugas bisa mengungkap kasus perampokan tersebut, bermula saat korban bernama David Armandoz Manihuruk (26) warga Jalan Kuali Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah, mengadu ke Polrestabes Medan, pada Rabu (30/5/2018) silam.

"Korban mengungkapkan, sebelum mengalami perampokan, ia juga saat itu berada di kos-kosan temannya, Mariyana Teti Sihaloho, di Jalan Gelas Kelurahan Sei Putih Tengah. Tiba-tiba datang empat pria yang tak dikenal dan mengaku anggota Polri langsung masuk ke dalam kamar kosan, sembari menodongkan senpi (senjata api) kepada korban, dan juga menuduhnya sedang menggunakan sabu bersama Mariyana dan seorang rekannya Herman," ujar perwira kepolisian berpangkat AKBP itu.

Selanjutnya, Putu menjelaskan, tangan korban dan temannya bernama Herman langsung diborgol, lalu keduanya dibawa masuk ke mobil jenis Daihatsu Xenia milik pelaku. Seorang pelaku saat itu merogoh kantong celana korban guna mengambil kunci kontak mobil Honda CRV warna hitam dengan BK 1238 GT milik korban David. Pelaku lainnya menggasak dompet korban yang berisi SIM, STNK mobil, sepeda motor, cincin emas 5 gram dan 2 HP milik korban.

"Korban dan temannya tak bisa melakukan perlawanan dan hanya bisa pasrah lantaran tangan mereka diborgol serta berada di posisi mobil pelaku. Selanjutnya, mobil korban dibawa pelaku. Lalu, mereka diturunkan di pinggir jalan. Setelah itu, para pelaku meninggalkan lokasi dengan membawa mobil korban. Dan akhirnya korban yang mengalami kerugian seratus juta itu melapor ke Polrestabes Medan," ujarnya lagi.

Putu menambahkan, personel pegasus selanjutnya menindaklanjuti laporan korban dengan melakukan penyelidikan. Alhasil, petugas mengungkap identitas pelaku. Pada Sabtu (2/6/2018) pagi, petugas meringkus seorang pelaku berinisial YH (36) warga Jalan Sutrisno, Gang Aman Kelurahan Kota Matsum, Kecamatan Medan Area, dari Kawasan Lubukpakam, Deliserdang. Petugas juga ikut serta menyita barang bukti mobil korban.

Dari hasil interogasi YH, Tim Pegasus juga melakukan pengembangan, dan di hari yang sama berhasil membekuk pelaku berinisial JAJ (26) dari rumahnya, di Jalan M Yakub Lubis Dusun 4 Mawar Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang. Tak lama kemudian, dua pelaku diamankan petugas, berinisial RP (26), warga Jalan Masjid, Desa Sekip, Komplek Surya Harmoni, Lubukpakam, dan YH (39) warga Jalan Karya Jaya, Kecamatan Medan Polonia.

Dari hasil interogasi, pelaku sudah lima kali melakukan perampokan, dengan modus melakukan penangkapan narkoba, memeras uang milik korban dan mengambil barang-barang milik korban. Di antaranya di Jalan Starban, Kecamatan Medan Polonia, Jalan Besar Tembung Pasar 11, Jalan Besar Tembung Pasar 10, Jalan Makmur Pasar VII Tembung, Jalan M Yakub Lubis Kecamatan Medan Tembung.

Dari tangan pelaku yang terbilang sadis itu, turut diamankan barang bukti mobil milik korban, senpi, dua buah topi, satu kaus, dua buah plat mobil, tujuh unit HP, empat buah STNK, dua buah KTP, dan satu buah dompet," tambah Putu.

Perwira kepolisian berpangkat AKBP itu mengatakan, para pelaku diancam hukuman di atas lima tahun penjara.

"Para pelaku dijerat Pasal 365 KUHPidana, dengan ancaman penjara di atas 10 tahun," pungkasnya.

(Cr14/tribun-medan.com)

Penulis: Frengki Marbun
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help