Penyebar Meme Jokowi Seolah Jadi Pengemis di Medsos, ASN Mengaku Bodoh Ini Minta Maaf

Aparatur Sipil Negara ( ASN), Pemda Bengkulu Utara, Ali Hanafi, penyebar meme presiden seolah menjadi pengemis

Penyebar Meme Jokowi Seolah Jadi Pengemis di Medsos, ASN Mengaku Bodoh Ini Minta Maaf
Penyebar meme Presiden Joko Widodo jadi pengemis Ali Hanafi (tengah) diamankan polisi.(KOMPAS.com/FIRMANSYAH) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Aparatur Sipil Negara ( ASN), Pemda Bengkulu Utara, Ali Hanafi, penyebar meme presiden seolah menjadi pengemis di media sosial, meminta maaf pada Presiden Joko Widodo dan seluruh rakyat Indonesia.

"Saya akui bodoh telah menyebar meme presiden di media sosial. Saya akui ini perbuatan bodoh. Pada presiden saya mohon maaf, juga pada seluruh rakyat Indonesia," kata Ali di Mapolres Bengkulu Utara, Jumat (8/6/2018).

Ia mengisahkan, meme presiden seolah menjadi pengemis bertuliskan "Om Sedekahnya Dong Om!!...Buat Bayar Utang Negara" Itu, didapatnya dari grup Whatsapp. 

Selanjutnya, meme itu ia unggah di facebook dan menjadi lelucon.

"Tidak ada maksud saya menghina presiden," ujar Ali.

Sejauh ini, ia mengaku belum mengetahui sanksi yang akan diberikan pimpinan, dalam hal ini bupati pada dirinya.

"Saya belum tahu sanksi apa diberikan pemimpin karena saya telah beberapa hari dimintai keterangan di Polres Bengkulu Utara," sambungnya.

Baca: PNS yang Sebarkan Meme Jokowi Jadi Pengemis Ditangkap Polisi

Baca: Balas Meme Kader Kurang Ajar, Mahfud MD Sebut PKS Lahirkan Dua Koruptor Besar

Baca: Terbongkar Meme yang Buat Mahfud MD Murka, Sohibul Iman Langsung Buat Klarifikasi

Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara, AKP Jufri menyebut, status pelaku saat ini masih sebagai saksi dan masih dimintai keterangan intensif.

"Tindakan pelaku mengundang reaksi netizen ada yang menganggap penghinaan, ada yang anggap itu hanya lelucon. Lalu pelaku kami amankan pada Kamis (7/6/2018)," tutur Jufri.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "ASN Penyebar Meme Presiden Meminta Maaf dan Mengaku Bodoh".

Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help