Alamak

Celana dengan Kantong P3n1s Hadir di Dunia Mode, Mau?

Tentu saja ini akan menarik perhatian orang pada zona intim pria, ketika memakai celana tersebut.

Celana dengan Kantong P3n1s Hadir di Dunia Mode, Mau?
kompas
Celana dengan kantong penis 

Foto Bob Lahi.

TRIBUN-MEDAN.com - Dunia fesyen selalu diwarnai oleh kreasi-kreasi yang aneh dan tak terduga. Bahkan, keanehan ini semakin berkembang seiring dengan kemajuan zaman.

Setelah dunia mode digemparkan dengan hadirnya kaus "T-Shirt Shirt" dari Balenciaga, kini muncul kembali item fesyen dengan desain 'gila'.

Ya, pecinta mode kini digemparkan dengan celana chino karya desainer eksperimental perusahaan Jepang, GU, yang merupakan bagian dari peritel internasional Uniqlo.

Celana chino adalah celana berbahan twill, 100 persen katun.

Asal kata chino sendiri adalah berasal dari kata chinese, karena pada awalnya celana ini diproduksi di China.

Awal penggunakan celana chino adalah untuk pakaian militer di abad ke 19.

Lalu, apa yang membuat celana kreasi GU ini berbeda dari celana lainnya?

Laman Mirror memberitakan, celana ini dilengkapi dengan "kantong p3n1s" yang bentuknya benar-benar menyerupai alat kelamin pria.

Baca: Pembunuhan Model Cantik Simpanan Najib Razak Diduga Disaksikan Istri, Tubuh Korban Dibom. Ngeri!

Baca: Putri Raja Arab Saudi Akhirnya Jadi Model Sampul Majalah Vogue Arabia

Tentu saja ini akan menarik perhatian orang pada zona intim pria, ketika memakai celana tersebut.

Kantong p3n1s ini juga didesain tanpa tujuan, dan hanya berfungsi sebagai unsur dekoratif.

Kita juga tak bisa menyimpan kunci atau apapun di kantong tersebut. Mungkin, hal terbaik dari celana ini, kita tak perlu takut lupa mengunci resleting.

Nah, bagi kamu yang suka berekplorasi dengan gaya unik, celana ini juga tersedia dalam berbagai warna, termasuk putih, coklat, dan biru tua, dengan bagian kantong yang kontras.

Kabar baiknya lagi, celana ini juga dibandrol dengan harga hanya tujuh poundsterling atau sekitar Rp 130.000. (*)

Editor: Bobby Silalahi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help