Liga 1

Kaget Manajemen PSMS Pecat 2 Asisten Pilihannya, Djajang: Harusnya Pelatih Kepala, Kok Asisten

Manajemen PSMS juga mencoret dua staf pelatih. Yakni Asisten Pelatih Yusuf Prasetio dan Pelatit Fisik Suwanda.

Kaget Manajemen PSMS Pecat 2 Asisten Pilihannya, Djajang: Harusnya Pelatih Kepala, Kok Asisten
TRIBUN MEDAN
Djajang Nurjaman saat bersama skuat PSMS Medan memberikan arahan 

Laporan Wartawan Tribun Medan Ilham Fazrir Harahap 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Manajemen PSMS Medan telah mengevaluasi satu pemain asingnya Sadney Urikhob. Ia didepak lantaran tak sesuai dengan keinginan pelatih performanya. 

Selain Sadney, Manajemen PSMS juga mencoret dua staf pelatih. Yakni Asisten Pelatih Yusuf Prasetio dan Pelatih Fisik Suwanda. Pencoretan dua staf pelatih itu disampaikam oleh CEO PSMS, Dhody Thahir, Jumat (8/6/2018). 

Di depannya Yusuf atau akrab disapa Yoyo dan Suwanda ternyata membuat Pelatih Kepala PSMS, Djadjang Nurdjaman terkejut. Ia kaget pencoretan dilakukan tanpa sepengetahuannya. 

"Sangat terkejut, karena tidak ada pemberitahuan ke saya dulu, atau konfirmasi ke saya dulu tentu saya kaget,” ujar Djadjang saat dihubungi, Sabtu (9/6/2018). 

Pria yang akrab disapa Djanur ini mengatakan ini bisa disebut sebagai intervensi dari pengurus kepadanya. Apalagi, baik Yoyok dan Suwanda adalah asisten yang dipilihnya. 

Dia menilai, jika memang evaluasi harus terjadi karena peforma PSMS dianggap tidak baik, itu haruslah kepada pelatih kepala dulu.

"Kalau evaluasi harusnya ke pelatih kepala, kok ini asistennya. Itu tanpa pemberitahuan kepada pelatih kepala yang membawahi para asisten, saya pikir ini di luar kebiasaan,” tegasnya. 

 (lam/tribun-medan.com) 

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help