Kisah Haru 2 TKW Indonesia yang Terbebas dari Hukuman Mati di Arab Saudi, Telah Pulang ke Tanah Air

Penyiksaan hingga tudahan pembunuhan kerap menimpa tenaga kerja wanita (TKW) yang berkerja di luar negeri..

Kisah Haru 2 TKW Indonesia yang Terbebas dari Hukuman Mati di Arab Saudi, Telah Pulang ke Tanah Air
KOMPAS.com/ FITRI RACHMAWAT
Dua TKW asal NTB, Sumiati (jilbab merah) dan Masani yang disambut pelukan ibunya saat tiba di Bandara internasional Lombok, Kamis (7/6/2018) setelah dinyatakan bebas dari hukuman mati di Riyadh, Arab Saudi, Kamis (7/6/2018). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Penyiksaan hingga tudahan pembunuhan kerap menimpa tenaga kerja wanita (TKW) yang berkerja di luar negeri, khususnya di Arab Saudi sering terjadi.

Dengan berbagai tuduhan kasus tersebut, membuat para TKW harus menjalani hukuman mati dari pemerintah.

Seperti yang dialami oleh Sumiati dan Masani.

Keduanya tenaga kerja wanita ( TKW) asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mereka terbebas dari hukuman mati di Riyadh, Arab Saudi.

Sumiati Binti Muhammad (34), warga Empang, Kabupaten Sumbawa, NTB, bersyukur dirinya bebas dari hukuman mati di Riyadh, Arab Saudi.

Sumiati dan Masani telah berjuang agar bisa lolos dari hukuman mati dari pemerintah Arab Saudi.

"Saya bersukur karena bebas dari hukuman mati. Awalnya saya takut sekali, apalagi saat pertama kali masuk penjara," kata Sumiati mengawali ceritanya. 

"Hukum di Arab Saudi sangat berat jika kita menghadapi kasus, tetapi kita harus tetap pada pendirian. Jika memang tak bersalah tetap bertahan mengatakan diri kita tak bersalah," ujar Sumiati yang dikutip dari Kompas.com.

Masani dan Sumiati berterima kasih juga kepada Presiden Joko Widodo yang telah membantu proses pembebasan mereka dari hukuman mati di Arab Saudi.

Halaman
123
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help