Suporter Minta Manajemen PSMS Berbenah

Dua kelompok suporter PSMS Medan yakni KAMPAK FC dan PSMS Fans Club (PFC) membuat petisi untuk jajaran Manajemen PSMS Medan.

Suporter Minta Manajemen PSMS Berbenah
TRIBUN MEDAN/Ilham Fazrir harahap
Skuat PSMS memberikan penghormatan kepada para suporter PSMS 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dua kelompok suporter PSMS Medan yakni KAMPAK FC dan PSMS Fans Club (PFC) membuat petisi untuk jajaran Manajemen PSMS Medan. Mereka (kelompok suporter) meminta manajemen berbenah setelah tim Ayam Kinantan (julukan PSMS) menelan kekalahan atas Persib Bandung kemarin. Mulai dari pelatih hingga jajaran manajemen diminta untuk mundur dari kepengurusan PSMS.

"Kami mengimbau kepada CEO PSMS Dhodi Thahir, Sekretaris Umum PSMS Julius Raja serta Manajer T. Erdiansyah Rendi, untuk segera meninggalkan manajemen dan kepengurusan PSMS," kata Ketua PFC, Ahmad Zulfan Harahap, Sabtu (9/6). "Kami menganggap dengan keberadaan ketiga orang tersebut akan berpotensi menyebabkan PSMS semakin terpuruk di Liga 1. Karena mereka tak layak berada dalam manajemen dan kepungurusan serta tidak memberikan konstribusi yang signifikan untuk keberlangsungan PSMS," katanya.

Baca: Setelah Sadney Dicoret, Dua Pemain Asing PSMS Medan Dikabarkan Akan Didepak

Tak hanya jajaran manajemen, mereka juga meminta Pelatih PSMS, Djadjang Nurdjaman untuk segera berbenah baik di laga selanjutnya maupun putaran kedua Liga 1. Jika tidak sanggup membenahi tim Ayam Kinantan, mereka meminta segera meninggalkan PSMS.

"Kami dari PFC dan KAMPAK sudah sepakat dengan petisi ini. Hal ini kami lakukan karena PSMS merupakan warisan, identitas dan marwah bagi kami. Kalau petisi ini tidak digubris kami akan membuat aksi nyata yang membuat rugi materi PSMS," ujarnya.

Ketua KAMPAK FC, M Faisal juga menyampaikan hal senada dengan Zulfan. Mereka meminta pernyataan sikap tersebut bisa digubris dan menemukan jalan keluarnya. "Kepada seluruh jajaran kepengurusan, kepelatihan serta para pemain PSMS untuk lebih menghormati dan menjunjung tinggi seluruh atribut PSMS," ucap Faisal.
Terkait petisi yang dibuat suporter itu, manajemen menerima pernyataan sikap tersebut. Sekum PSMS, Julius Raja mengatakan, manajemen sudah berbuat semaksimal mungkin.

Baca: PSMS Medan Incar Kiper Asing di Laga Lanjutan Liga 1, Pemain dari Argentina dan Brasil Jalani Trial

Menurutnya, manajemen sudah bersikap profesional untuk memajukan tim. Baik gaji pemain hingga melakukan pembenahan Stadion Teladan. Hanya saja kata Raja, saat ini yang perlu dibenahi hanyalah materi pemain saja.
"Saya serahkan kepada ketua Kodrat Syah dan Pembina PSMS atas petisi itu. Lagian apanya yang salah di manajemen? Kita sudah berbuat dan yang perlu dibenahi saat ini adalah tim. Gaji pemain saat ini lancar, kemudian Rendy juga sudah membantu untuk membenahi Stadion Teladan kemarin. Jadi yang perlu dibenahi sekarang hanya tim saja. Cari pemain berkualitas," kata Raja saat dihubungi.

"Surat pernyataan sikap suporter ini juga belum ada sampai ke manajemen. Kalau sudah kami terima, kami akan serahkan juga kepada Pembina. Bagaimana langkah ke depannya," tambah Julius. 

Julius Raja mengatakan, manajemen tidak mau pernyataan sikap dari suporter menjadi konflik yang terus berkembang. Mereka siap menerima aspirasi dari suporter agar tim lebih maju. Bahkan manajemen siap menerima masukan dari suporter soal siapa pemain yang diajukan dan pantas bergabung dengan tim.

"Saya tidak mau hal ini jadi buat konflik. Semua sudah dijelaskan. Djadjang mereka minta mundur, ini bukan jalan keluar. Tapi mari kita benahi dan cari pemain bagus. Kalau dari suporter ada masukan siapa pemain yang mau direkrut bilang saja. Kita akan berusaha mencari dana untuk mendatangkan pemain itu," katanya.(*)

Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help