Liga 1

Ini Jawaban Menohok Kapten PSMS soal Pencoretan Besar-besaran oleh Manajamen

Berlanjut dengan dicoretnya dua asisten pelatih Djajang Nurdjaman, yaitu M. Yusuf Prasetyo dan Suwanda.

Ini Jawaban Menohok Kapten PSMS soal Pencoretan Besar-besaran oleh Manajamen
ABDI PANJAITAN/BOLASPORT.COM
Kapten PSMS Medan, Legimin Rahardjo. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

Tribun-Medan.com, MEDAN - Manajamen PSMS Medan melakukan evaluasi besar-besaran pasca buruknya pencapain skuat hingga Pekan 13 Liga 1 yang hanya menempati posisi 14.

Pertama dengan pendepakan gelandang asing asal Namibia, Sadney Urikhob. Berlanjut dengan dicoretnya dua asisten pelatih Djajang Nurdjaman, yaitu M. Yusuf Prasetyo dan Suwanda.

Menanggapi situasi yang sedang terjadi di tim, Kapten Ayam Kinantan, Legimin Raharjo mengatakan pencoretan nama-nama tersebut dilakukan pengurusn memiliki alasan yang kuat.

"Semua pasti ada alasan dri pengurus karena semuakan keputusan ada di pengurus. Itu pasti terbaik dari pengurus, semua pasti demi kebaikan PSMS," katanya, Minggu (10/6/2018) di Medan.

Namun, meski buntut pencoretan terdapat perbedaan paham antara CEO PSMS Medan Dodi Taher dengan Kepala Pelatih PSMS, Djajang Nurdjaman. Pemain bernomor punggung 24 ini tak ingin mencampuri hal tersebut.

Baca: Deretan Fakta Mayat Linda Wati dalam Boks, Dibunuh di Rumah Pelaku lalu Ditaruh di Depan Musala

Baca: Bus Pengangkut 45 Orang Tamasya Masuk Jurang Kedalaman 15 Meter, Berikut Data Para Korban

Baca: 8 Oknum Brimob Pelaku Pengeroyokan dan Penusukan Serda Darma Aji Ditangkap Polisi, 3 Jadi Tersangka

Baca: Urai 4 Fakta Amien Rais yang Turun Gunung, Sikap Partai Amanat Nasional dan Tantangan pada Jokowi

Baca: Viral Pernyataan Amien Rais Tuhan Malu, Nadirsyah Hosen: Tuhan Dipaksa Menuruti Doanya

Baca: Deretan Kasus Orang Hilang yang Paling Menyeramkan dan Belum Terpecahkan Hingga Kini

"Kalau kita dari pemain fokus buat latihan dan menjalani pertandingan saja, kami tak ingin memasuki ranah tersebut," jelasnya.

Bahkan, kabar pencoretan lanjutan akan diadakan setelah jeda pertengahan Liga 1. Legimin tak merasa tak takut bila namanya termasuk daftar pemain yang dievaluasi tim.

Karena baginya hal tersebut wajar bila memang pemain tak dapat memberikan kontribusi seperti yang diinginkan manajamen.

"Sebagai pemain kita siap saja dengan semua keputusan pengurus. Kalau sudah enggak dibutuhin dan sudah enggak maksimal siapa saja bisa dicoret termasuk saya," pungkasnya.

(cr10/tribunmedan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help