Lima Sopir Bus Terindikasi Narkoba

Dalam sidak kali ini, ada 50 sopir yang menjalani tes urine. Hasilnya, dari 50 sopir, lima diantaranya terindikasi menggunakan narkoba.

Lima Sopir Bus Terindikasi Narkoba
Seorang sopir menyerahkan urinennye kepada pegawai BNN Deliserdang Selasa, (5/6/2018). 

MEDAN,TRIBUN-Jelang mudik lebaran, tim gabungan dari Polres, BNN dan Dinas Perhubungan Kota Binjai menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke terminal bus Jalan Ikan Paus, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur.

Dalam sidak kali ini, ada 50 sopir yang menjalani tes urine. Hasilnya, dari 50 sopir, lima diantaranya terindikasi menggunakan narkoba.

"Sementara ini, baru lima orang yang terindikasi. Untuk proses selanjutnya, kelima sopir ini dibawa ke BNN guna dilakukan asesment," kata Kabag Ops Polres Binjai, Kompol Zulkarnain Sinulingga, kemarin (8/6).

Baca: Telanjur Sayang Pemuda Ini Ajak Kucingnya Mudik Bareng Naik Motor

Adapun kelima sopir yang terindikasi mengonsumsi narkoba itu yakni Riki Pranata (20) warga Kuala, Langkat, Dedi Setiawan (23) warga Desa Padang Cermin, Selesai, Langkat.

Jaka Satria Bukit (23) warga Jalan Mayjen Sutoyo, Binjai Barat; Hadi (37) warga Jalan Tengku Amir Hamzah, Binjai Utara dan Sunardi (46) warga Pangkalan Susu, Langkat.

"Selain melakukan pengecekan urine, tim juga melakukan uji kelayakan kendaraan. Untuk hasilnya, mungkin bisa dijelaskan oleh pihak Dinas Perhubungan," katanya.

Terpisah, Kabid Angkutan dan Prasarana Dishub Kota Binjai, M Fazar Kurniawan mengatakan, ada beberapa angkutan kota dalam provinsi yang didapati tidak layak.

"Jika dikatakan layak, hampir semua layak. Tetapi, tetap ada juga beberapa kekurangan dalam arti kata (kekurangan pada) kanvas rem, lampu redup dan ban mulai menipis," ujarnya.

Untuk kendaraan yang dianggap kurang layak, sambung Fazar, diberi peringatan untuk segera diperbaiki.(dyk)

Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help