Masjid Peninggalan Kerajaan Negeri Padang Pernah Dikunjungi Presiden Soekarno dan SBY

Masjid Raya Nur Addin adalah ikon bersejarah bagi masyarakat kota Tebingtinggi. Terletak di jantung

Masjid Peninggalan Kerajaan Negeri Padang Pernah Dikunjungi Presiden Soekarno dan SBY
Masjid Raya Nur Addin Tebingtinggi 

Laporan Wartawan Tribun/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Masjid Raya Nur Addin adalah ikon bersejarah bagi masyarakat kota Tebingtinggi. Terletak di jantung Kota Tebingtinggi, masjid merupakan warisan Kerajaan Padang (Melayu).

Hingga saat ini masjid kerap digunakan untuk kegiatan islami bagi masyarakat dan pemerintah Kota Tebingtinggi.

Saat ini Masjid Raya Nur Addin Jalan Suprapto, Kelurahan Badak Berjuang, Kecamatan Tebing Tinggi kota, Kota Tebingtinggi telah alami perubahan beberapa kali, awalnya bangunan masjid berdindingkan kayu siam namun saat dipugar oleh Pemerintah Daerah Kota Tebingtinggi, kini bangunan masjid  berubah menjadi dinding beton. 

Masjid Raya Nur Addin yang miliki dua menara tersebut menjadi pilihan lokasi ibadah bagi masyarakat saat beraktivitas atau musafir yang lewati kota Tebingtinggi sembari membeli oleh-oleh lemang, roti Kacang yang tampak dijajakan sekitar masjid.

Kegiatan-kegiatan akbar turut pula dihajat di Masjid Raya Nur Addin. Keberangkatan Ibadah Haji Tebingtinggi, tausiyah, komunitas dakwah, sedekah Palestina serta kegiatan rohani Islam lainnya.

Diketahui Presiden Ir Soekarno dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pernah beribadah di Masjid Raya Nur Addin, Tebingtinggi.

Dibangun sekitar tahun 1861 oleh Tengku Haji Muhammad Nurdin Raja dari Negeri Padang (Tebingtinggi) saat itu. Tengku Haji Muhammad Nurdin selain pendiri Masjid juga dikenal pula sebagai pendiri Kota Tebingtinggi berdasarkan prasasti sejarah masjid.

Dahulu, Secara hirarki Kerajaan Negeri Padang (Tebingtinggi) berada dalam wilayah kekuasaan Kerajaan Deli (Maimun). Kerajaan Negeri Padang sendiri memimpin kerajaan lain dibawahnya yakni Kerajaan Bandar Khalifah, Kerajaan Sipispis, Kerajaan Bedagai dan Kerajaan Dolok Merawan.

(cr15/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help