Ramadan 1439 H

6 Maskapai Tambah Jadwal Penerbangan di Bandara KNIA, Pengelola Dirikan Posko Terpadu

Enam maskapai yang mengajukan penambahan jadwal penerbangan yakni Malaysia Airline, Sriwijaya Air, Garuda, Malindo Air, Silk Air, dan Jet Star

6 Maskapai Tambah Jadwal Penerbangan di Bandara KNIA, Pengelola Dirikan Posko Terpadu
TRIBUN MEDAN/HO
Suasana kepadatan antrian di bandara kualanamu 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Hadapi arus mudik Lebaran 2018 sampai H-5 Lebaran 1439 Hijriyah, pihak Bandara Kualanamu Internasional Airport (KNIA), Deli Serdang sudah menerima tambahan jadwal penerbangan (Ekstra Flight) dari enam maskapai penerbangan.

Branch Communication And Legal Manager Bandara Kualanamu, Wisnu Budi Setianto mengatakan penambahan jadwal penerbangan, dilakukan oleh maskapai tersebut dilakukan dalam rangka libur panjang Lebaran tahun 2018.

"Ada enam maskapai yang mengajukan penambahan jadwal penerbangan atau ekstra flight. Malaysia Airline, Sriwijaya Air, Garuda, Malindo Air, Silk Air, dan Jet Star," kata Wisnu, Senin (11/6/2018).

Wisnu menjelaskan bahwa untuk rute Malaysia Airline menambah satu kali penerbangan dengan rute KUL - KNO mulai tanggal 13 sampai 15 Juni 2018. Sriwijaya Air menambah penerbangan ke CGK mulai tanggal 7 sampai 30 Juni 2018. Garuda menambah penerbangan dari KNO - CGK mulai tanggal 11 sampai 23 Juni 2018.

Kemudian, Malindo Air menambah penerbangan ke KUL mulai tanggal 11 sampai 26 Juni 2018, Silk Air yang juga menambah jadwal penerbangan ke SIN mulai tanggal 12 sampai 23 Juni 2018 dan Jet Star yang juga menambah jadwal penerbangan ke SIN mulai 12 sampai 23 Juni 2018.

"Dari enam maskapai yang melakukan penambahan jadwal penerbangan, setidaknya ada ratusan flight jadwal penerbangan di Bandara Kualanamu. Total extra flight dari ke enam maskapai selama libur Lebaran berjumlah 152 flight," ungkap Wisnu.

Ia menambahkan bahwa kesiapan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak Bandara mendirikan posko terpadu yang beranggotakan personel dari AP2, Airlines, TNI dan Polri, Otoritas Bandara dan Kantor Kesehatan Pelabuhan.

"Yang jelas tujuan posko didirikan untuk lebih memudahkan koordinasi serta memberi rasa aman dan nyaman kepada pengguna jasa Bandara," pungkas Wisnu.

(cr9/tribun-medan.com). 

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help