Jelang Idul Fitri, 976 Narapidana Lapas Binjai Dapat Hak Remisi

Remisi adalah pengurangan masa hukuman yang didasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Jelang Idul Fitri, 976 Narapidana Lapas Binjai Dapat Hak Remisi
Tribun Medan/M Azhari Tanjung
Ilustrasi warga binaan/narapidana dapat remisi 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Jelang Lebaran Idul Fitri, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang sudah menjalani masa pidana lebih dari enam bulan (berstatus narapidana) serta berkelakuan baik akan mendapatkan hak remisi.

Remisi adalah pengurangan masa hukuman yang didasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, sebanyak 976 narapidana diusulkan mendapat remisi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas llA Binjai, yang beralamat di jalan Gatot Subroto, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat, Senin (11/6)

"Tahun ini Remisi Idul Fitri 1439 H, yang sudah kami usulkan sebanyak 976 narapidana, dengan rincian PP 99 sebanyak 279 Napi, Pidum sebanyak 287 Napi, serta
Remisi ke 2 dan seterusnya sebanyak 410 Napi," tegas Kalapas Klas IIA Binjai, Budi Situngkir.

Dijelaskan Budi Situngkir, sebelum Lebaran, untuk Remisi Hari Raya Waisak telah diusulkan sebelumnya untuk mendapat Remisi sebanyak 9 Narapidana. Waisak yang diusulkan sebanyak 9 Napi.

"Saat ini sudah turun 8 Napi, namun 1 lagi belum turun," imbuhnya.

Dari keseluruhan Narapidana yang langsung bebas setelah menerima Remisi saat Hari Raya Waisak, mantan Kalapas Tanjung Gusta ini mengatakan, tidak ada yang bebas.

Untuk remisi Lebaran juga belum bisa disampaikan.

"Pada Hari Raya Waisak tidak ada Napi yang bebas setelah menerima Remisi, sedangkan untuk Hari Raya Idul Fitri belum turun, jadi tidak bisa kita sampaikan saat ini," kata Budi Situngkir.

Halaman
12
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved