Pilkada Serentak

Penumpang Becak Sepi, Heri Pilih Lipat Kertas Suara Pilbup Deliserdang, 1 Kotak Dibayar Ratusan Ribu

Heri, mengaku mau melipat surat suara karena sedang butuh uang untuk lebaran. Ia menyebut dirinya sehari-hari bekerja sebagai penarik becak.

Penumpang Becak Sepi, Heri Pilih Lipat Kertas Suara Pilbup Deliserdang, 1 Kotak Dibayar Ratusan Ribu
Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar
Ratusan warga melipat surat suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang Senin, (11/6/2018).Warga mendapatkan bayaran Rp 200.000 untuk satu kotak berisi 2000 lembar surat suara 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM-Ratusan warga kembali mendatangi Gelanggang Olahraga (GOR) Lubukpakam Kabupaten Deliserdang Senin, (11/6/2018). Mereka datang untuk melipat  surat suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang yang dilaksanakan oleh KPU Deliserdang.

Saat bekerja mereka melakukannya dengan tim. Untuk satu timnya berjumlah lima orang.

Heri,  mengaku mau melipat surat suara karena sedang butuh uang untuk lebaran. Ia menyebut sebenarnya dirinya sehari-hari bekerja sebagai penarik becak.

"Narik becak sekarang sudah susah cari sewa. Bagus kerja seperti ini sajalah karena kerjanya di dalam ruangan dan cuma duduk-duduk saja. Mau lebaran soalnya ini,"kata Heri.

Komisioner KPU Deliserdang, Lisbon Situmorang mengatakan kalau untuk satu kotaknya jasa yang dibayarkan sebesar Rp 200 ribu. Untuk satu kotak berisikan dua ribu lembar surat suara.

"Ada enam ratus orang ini yang membantu kita. Selain melipat mereka juga mengecek surat suara apakah ada yang rusak atau koyak apa tidak," kata Lisbon.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Joseph W Ginting
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help