Ramadan 1439 H

Rawan Tindak Kejahatan, Polda Sumut Imbau Masyarakat Berhati-hati dan Waspada Menjelang Lebaran

KBP Tatan Dirsan Atmaja menghimbau kepada masyarakat yang akan mudik agar menghindari hal-hal yang bisa mengundang perhatian para perampok.

Rawan Tindak Kejahatan, Polda Sumut Imbau Masyarakat Berhati-hati dan Waspada Menjelang Lebaran
Facebook/Toms Pane
kaca_mobil_pengunjung_medan_fair 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Menjelang lebaran Idul Fitri 1439 Hijriyah yang diperkirakan akan jatuh pada hari Jumat (15/6/2018), Polda Sumut memperkirakan akan banyak pihak tidak bertanggungjawab yang memanfaatkan momen untuk mengambil keuntungan pribadi.

Diperkirakan akan ramai copet maupun rampok yang akan beraksi, dikawasan yang ramai seperti pasar dan mal. Hal ini tentu menjadi atensi tinggi bagi Polda Sumut.

Terlebih, bisa jadi akan banyak perampok yang beraksi di permukiman penduduk. Seperti spesialis pencurian yang membobol rumah kosong yang ditinggal mudik dan pencurian sepeda motor.

Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Tatan Dirsan Atmaja menghimbau kepada masyarakat yang akan mudik bepergian jauh menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum, agar menghindari hal-hal yang bisa mengundang perhatian para perampok.

"Bagi wanita, kami sarankan agar tidak menggunakan perhiasan mencolok, yang bisa mengundang para pelaku kejahatan beraksi," kata Tatan, Senin (11/6/2018).

"Hal itu kita himbau, demi kebaikan masyarakat yang hendak bepergian sebagai antisipasi awal mencegah para pelaku kejahatan," tambahnya.

Terkait ramainya pusat perbelanjaan dan mal-mal yang akan dipenuh disesaki para pengunjung Tatan juga menghimbau hal serupa, agar tidak menggunakan perhiasan ataupun benda berharga mencolok yang dapat mengundang para pelaku kejahatan. Antisipasi-antisipasi ditempat keramaian juga dilakukan kepolisian, dengan menempatkan anggota berpakaian preman, baik di pusat perbelanjaan, pertokoan dan kuliner.

"Kita juga himbau dan sarankan, agar pengguna kendaraan bermotor yang memarkirkan sepeda motor, menggunakan kunci ganda," ujarnya.

"Pengguna kendaraan wajib gunakan kunci ganda, untuk menghindari kejahatan Ranmor," pungkas Tatan.

(cr9/tribun-medan.com).

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help