Mantan Atlet Tinju Yakin di Bawah Pimpinan Budiman, Pertina Berkembang

Insan tinju Sumatera Utara terus menjalin silaturahmi dengan para pengurus tinju, pelatih, mantan atlet hingga atlet

Mantan Atlet Tinju Yakin di Bawah Pimpinan Budiman, Pertina Berkembang

Laporan Wartawan Tribun Medan Ilham Fazrir Harahap

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Insan tinju Sumatera Utara terus menjalin silaturahmi dengan para pengurus tinju, pelatih, mantan atlet hingga atlet.

Sembari silaturahmi, insan tinju ini juga turut berdiskusi untuk memajukan tinju daerah dengan memberi dukungan kepada Budiman melanjutkan kepengurusan Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Medan 2018-2021.

Asril Goce yang merupakan mantan atlet dan pelatih nasional menyebutkan, dia bersama para mantan atlet mendukung Budiman sebagai Ketua Pertina Medan.

Asril menyebut Budiman sosok yang peduli terhadap atlet. Ia yakin di bawah kepemimpinan Budiman, Pertina Medan berkembang dengan mengutamakan atlet-atletnya.

"Budiman ini saya dengar luar biasa kemampuannya. Rasanya berdosa kita yang pernah berbuat di dunia tinju Sumut ini untuk tidak mendukungnya. Selama ini saya lihat dia sudah banyak berkorban untuk tinju di Sumut. Di sini sudah ada Raja, Erwin, Madi, ini the best semua lah. Jadi sudah jelas kan dukungannya karena ini dunia kita semua," ucap Asril Goce di Sekretariat Pertina Medan, Selasa (12/6/2018).

Budiman sejauh ini memang getol membangun tinju Sumut. Dia membuat ring tinju serta lahan yang luas untuk Pertina Medan.

Bukan hanya itu saja, dia juga memikirkan masa depan atlet dengan memberikan kerjaan serta uang saku bagi atlet berprestasi. Selain itu, dia juga akan membangun mess bagi atlet di Pertina Medan.

Hal itu tentu membuat insan tinju tergerak untuk memberi masukan kepada kepengurusan Budiman melalui Muskot 14 Mei lalu. Untuk itu, dia berharap agar ke depan persaudaraan serta komunikasi antara mantan atlet hingga pengurus terus berjalan sehingga menjadi kesatuan yang mampu meningkatkan tinju Sumut, khususnya Kota Medan.

"Tinju ini sudah modern. Namun Sumut itu unggul. Kita ini punya footworknya itu. Harus dilatih lagi. Jadi memang harus ada pengurus yang mau rela berkorban," sebut mantan pelatih di Olimpiade tersebut.

"Jadi yang perlu itu komitmen. Asal sudah komit saya akan bantu kebetulan saya masih duduk di PB," tambah dia.

(lam/tribun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help