Pilgub Sumut

Mulia Banurea: Pendukung Paslon Tidak Tertib Akan Dikeluarkan Jelang Debat Final

Ketua Komisi Pemiliha (KPU) Provinsi Sumatera Utara Mulia Banurea mengatakan, jelang debat publik

Mulia Banurea: Pendukung Paslon Tidak Tertib Akan Dikeluarkan Jelang Debat Final
Ketua Komisi Pemilihan Umum(KPU) Provinsi Sumatera Utara Mulia Banurea, saat berada di Kantornya, Jalan Perintis Kemerdekaan, Gaharu, Medan Timur, Kota Medan, Selasa (12/6/2018).(TribunMedan/Satia) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Satia

TRIBUNMEDAN.com, MEDAN- Ketua Komisi Pemiliha (KPU) Provinsi Sumatera Utara Mulia Banurea mengatakan, jelang debat publik ketiga pemilihan Gubernur Sumatera Utara dan Wakil Gubernur Sumatera Utara dilaksanakan dengan tertib.

Sebab, setelah beberapa debat sebelumya yaitu pertama dan kedua, banyak pendukung dari pasangan calon(Paslon) tidak tertib.

"Untuk debat terkahir ini, bila pendukung paslon tidak tertib akan kita keluarkan. Sebelumnya kita akan bacakan aturan tata tertib," ucap Ketua KPU Provinsi Sumut ditemui TribunMedan.com di Kantornya Jalan Perintis Kemerdekaan, Gaharu, Medan Timur, Kota Medan, Selasa (12/6/2018).

Debat publik sebelumnya, banyak pendukung dari paslon tidak tertib, KPU Sumut meminta dengan debat terakhir ini agar berjalan lugas.

Sebelum dilakukanya pencoblosan pada 27 Juni 2018, pihaknya sudah berkordinasi dengan aparat pengamanan dari Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara untuk mengamankan jelang debat hingga pencoblosan.

Kombes Pol Hery Subiansauri selaku Direktorat Pengamanan Objek Vital (Dit pam obvit) Polda Sumut, bertugas mengamankan jelang debat hingga pencoblosan mengatakan, sudah memerintahakan seluruh jajaran untuk bergerak cepat.

"Kami sudah sampaikan, akan menjaga debat publik 19 Juni hingga pencoblosan 27 Juni mendatang. 18 ribu personil kami kerahkan," ucap Kombes Pol Heri Subiansauri ditemui TribunMedan.com di Kantor KPU Provinsi Sumut.

Jelang debat terakhir yang akan diselenggarakan oleh Komisi pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumtera Utara, tema yang akan dipilih Penegakan Hukum dan Hak Asasi Manusia.

"Jadi gini kenapa kita pilih tema Hak Asasi Manusia. Untuk menentukan nasib dari seluruh masyarakat Sumut, karena banyak hak asasi masyarakat kurang," Ketua KPU Sumut Mulia Banurea.

Halaman
12
Penulis: Satia
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help