Home »

Sumut

Pilgub Sumut

Polemik e-KTP Djarot, Yasonna Laoly: Konyol Bila Camat Tidak Tahu Prosedur Pembuatan KTP Online

Undang-undang tentang NIK tunggal bagi seluruh warga negara didasarkan pada kemudahan untuk mengurus kartu identitas.

Polemik e-KTP Djarot, Yasonna Laoly: Konyol Bila Camat Tidak Tahu Prosedur Pembuatan KTP Online
TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ
Yasonna Laoly saat ditemui dalam aebuah acara di Hotel Santika Dyandra Premiere 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyayangkan adanya polemik yang muncul terkait kepemilikan KTP Elektronik Calon Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saiful Hidayat yang kini resmi menjadi warga Kota Medan.

Yasonna menyebut polemik tersebut tidak seharusnya muncul, mengingat proses penerbitan KTP Elektronik sudah dilakukan secara online.

"Ini kan sekarang kita KTP Elektronik. Itu sistemnya online Nomor Induk Kependudukan (NIK) sudah jelas," kata Yasonna saat ditemui di Hotel Santika Dyandra Premiere, Selasa (12/6/2018).

Yasonna menjelaskan semangat dari pemerintah membuat undang-undang tentang NIK tunggal bagi seluruh warga negara didasarkan pada kemudahan untuk mengurus kartu identitas.

"Dengan NIK tunggal yang diberikan setelah melakukan rekam data, maka setiap warga tidak perlu lagi repot dengan birokrasi yang terlalu panjang dan menyulitkan untuk mendapatkan KTP Elektronik," ucap Yasonna.

Djarot Saiful Hidayat memperlihatkan e-KTP kalau dia sudah menjadi warga Kota Medan
Djarot Saiful Hidayat memperlihatkan e-KTP kalau dia sudah menjadi warga Kota Medan (Ist)

Baca: Djarot Klarifikasi Kepemilikan e-KTP dan Langsung Temui Camat dan Lurahnya

Baca: Camat Bilang e-KTP Djarot Tak Sah, Ternyata Ini Aturan Urus Pindah Domisili Versi Kemendagri

Baca: SAH! Djarot Saiful Hidayat Terdaftar Sebagai Warga Sumut dan Sudah Miliki e-KTP

Lebih lanjut, menurut Yasonna, prosesnya sama seperti pengurusan paspor yang juga sudah menerapkan sistem online berdasarkan NIK.

Jadi sekarang mau bikin dimana saja oke, karena dia online. KTP juga demikian. Itulah tujuannya kita membuat undang-undang NIK tunggal. Jadi KTP Elektronik bertujuan demikian untuk memudahkan.

"Sangat aneh kalau Camat menuding pengurusan KTP Elektronik milik Djarot tidak sesuai prosedur, hanya karena ia tidak pernah menerima berkas dari Djarot," ujar Yasonna.

"Maka kalau ada camat atau lurah yang tidak tahu prosedurnya, wah itu konyol sekali," pungkas Yasonna. (cr9/tribun-medan.com). 

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help