Pilgub Sumut

Bakhrul Sebut Koalisi Gemuk Tak Garansi Menangkan Pilgub Sumut, Faktor Ini yang Utama

Pasangan Eramas hanya dipilih oleh 36,9 persen pemilih. Sedangkan pasangan Djoss dipilih oleh 37,8 persen pemilih.

Bakhrul Sebut Koalisi Gemuk Tak Garansi Menangkan Pilgub Sumut, Faktor Ini yang Utama
TRIBUN MEDAN/RISKY CAHYADI
JALAN BERSAMA -Calon Gubernur Sumut Djarot Saiful Hidayat (kiri), dan Calon Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi (kanan), berjalan bersama saat mengikuti Deklarasi Kampanye Damai di Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU), Medan, 18 Februari 2018. Dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur berkomitmen melaksanakan Pilkada Sumut yang damai. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Koalisi gemuk partai pengusung bagi pasangan calon untuk maju pada perhelatan Pilgub Sumut idak dapat dijadikan tolak ukur untuk meraih kemenangan.

Hal ini disampaikan oleh pengamat politik Sumatera Utara, Bakhrul Khair Amal menanggapi hasil survei pasangan calon peserta Pilgubsu 2018 yang dirilis oleh Indo Barometer baru-baru ini.

Hasil survei yang disampaikan oleh Indo Barometer menunjukkan pasangan nomor urut 1 Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (ERAMAS) kalah popularitas dan elektabilitas dibanding pasangan nomor urut 2 Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus (DJOSS).

Pasangan Eramas hanya dipilih oleh 36,9 persen pemilih. Sedangkan pasangan Djoss dipilih oleh 37,8 persen pemilih.

"Harus dilihat bahwa koalisi partai pendukung itu hanya merupakan syarat pencalonan untuk dapat lolos mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU)," kata Bakhrul, Rabu (13/6/2018).

"Namun untuk menentukan pasangan tersebut diterima atau tidaknya oleh masyarakat, itu tidak bisa menjadi ukuran," tambahnya

Bakhrul tidak membantah bahwa secara hitung-hitungan koalisi gemuk idealnya akan membuat pasangan calon didukung memiliki elektabilitas lebih tinggi.

Baca: Mantan Gubernur Ini Angkat Bicara Terkait Hasil Survei Indobarometer yang Menangkan Djarot- Sihar

Sebab, seluruh kader partai politik pendukung selalu diminta oleh pimpinan partai masing-masing untuk bekerja mengenalkan pasangan tersebut kepada masyarakat.

Akan tetapi di tengah agenda politik seperti Pilgubsu maupun pemilu legislatif, masyarakat selaku pemilih tetap akan menentukan pilihannya berdasarkan hal yang rasional.

Halaman
12
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help