Ramadan 1439 H

Debit Sungai Ular Surut, Belasan Ribu Warga di Daerah Ini Terancam Rayakan Lebaran Tanpa Air Bersih

Selama ini air sungai ular merupakan sumber air bagi PDAM Tirta Deli untuk menyalurkan air bersih di. Kecamatan Lubukpakam dan Kecamatan Perbaungan

Debit Sungai Ular Surut, Belasan Ribu Warga di Daerah Ini Terancam Rayakan Lebaran Tanpa Air Bersih
TRIBUN MEDAN/Indra Gunawan Sipahutar
Pelanggan PDAM Tirta Deli menunjukkan kran air kamar mandinya yang tidak lagi mengalirkan air bersih, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Menyambut hari raya Idul Fitri belasan ribu pelanggan PDAM Tirta Deli yang ada di sebagian wilayah dan Serdangbedagai, Sumatera Utara kesulitan air bersih.

Hal ini bisa terjadi lantaran debit air sungai ular yang memisahkan dua Kabupaten tersebut saat ini sedang surut.

Selama ini air sungai ular merupakan sumber air bagi PDAM Tirta Deli untuk menyalurkan air bersih ke pelanggan pelanggannya yang ada di Kecamatan Lubukpakam dan Kecamatan Perbaungan.

Selain itu sumber air sungai inilah yang menjadi sumber air bersih PDAM Tirta Deli untuk menyalurkannya ke Bandara Kualanamu.

Kepala Bagian Teknik PDAM Tirta Deli, Edison Nainggolan yang dikonfirmasi membenarkan kalau saat ini debit air di sungai ular sedang sat pada saat ini.

Baca: Tetangga Arab Ini Tolak Izin Pelaksanaan Salat Id 1439 H untuk Komunitas Indonesia

Baca: Hukum Takbiran dan Lafal Bacaan Menyambut Hari Raya Idul Fitri

Baca: Untaian Doa yang Mesti Dilafalkan untuk Menyambut Hari Idul Fitri

ILUSTRASI (Istimewa)
ILUSTRASI (Istimewa) (Istimewa)

Baca: Pakaian Agnez Mo Jadi Sorotan saat Terciduk Berduaan di Apartemen dengan Ariel Noah 

Baca: Vanessa Angel Ngaku Terima Uang dari Pacar Untuk Beli Baju Lebaran, Nominalnya Berapa? 

Baca: Ada Aturan Baru Off-Side di Piala Dunia, Ini Penjelasan Ketua Komite Wasit FIFA Pierluigi Collina

Disebut kalau kejadian itu sudah dirasakan semenjak tanggal 7 Juni 2018 lalu. Dan disaat itu jugalah air tidak lagi mengalir ke pelanggan.

Saat ini mereka pun tengah mengupayakan agar debit air bisa naik dan bisa masuk ke pipa mereka.

"Jadi kalau dijumlahkan ada 12 ribu pelanggan yang terkena dampaknya. Ya memang tidak mengalir karena air sungai ular tidak ada. Pelanggan yang kena dampaknya itu Kecamatan Perbaungan dan Lubukpakam saja. Kalau yang lainnya tidak ada sama sekali gangguan. Padahal sumber air untuk ke bandara juga berasal dari sungai ular juga,"kata Edison Nainggolan.

Baca: Air Kerap Tidak Mengalir Warga Lubuk Pakam Mandi Pakai Air Isi Ulang

Diketahui kalau di bandara Kualanamu untuk kebutuhan air tidak hanya dipasok dari Tirta Deli saja melainkan juga dipasok oleh Tirtanadi.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Joseph W Ginting
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help