Home »

Sumut

Pilkada Serentak

Koyak dan Bernoda, KPU Langkat Minta Surat Suara Tambahan, Ini Jumlah yang Dibutuhkan

Agus Arifin menjelaskan ditemukan kertas suara rusak tak layak pakai, karena bernoda, koyak, mau pun cacat sebanyak 1.078 kertas suara.

Koyak dan Bernoda, KPU Langkat Minta Surat Suara Tambahan, Ini Jumlah yang Dibutuhkan
HO/Sugeng
Ketua KPU Langkat, Agus Arifin menandatangani rapat pleno terbuka penetapan DPT Langkat, Kamis (19/4/2018) malam sekitar pukul 23.00 WIB. KPU Langkat menetapkan DPT Langkat Sebesar 695.993 jiwa. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Langkat terpaksa mencetak ulang surat suara yang rusak untuk Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Langkat. Hal ini disampaikan langsung Ketua KPU Langkat, Agus Arifin, Rabu (12/6/2018)

Ketua KPU Langkat, Agus Arifin menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penyortiran. Dan ditemukan surat suara rusak tak layak pakai, karena bernoda, koyak, mau pun cacat.
Total sebangak 714.148 kertas suara yang disortir. Dan rusak sebanyak 1.078 kertas suara.

"Setelah diterima kemarin sudah dilakukan penyortiran. Ada sebanyak 713. 070 yang layak, baik atau bagus setelah disortir. Yang rusak 1.078 kertas suara," katanya kepada tribun-medan.com.

Dijelaskannya bahwa yang rusak harus dicetak ulang karena menyesuaikan kebutuhan pemilih. Pihak KPU Langkat mengajukan kembali untuk mencetak ulang kertas suara pengganti ke percetakan di Jakarta.

"Hari ini sudah kita ajukan lagi ke pihak percetakan untuk pengganti kertas yang rusak, bernoda dan koyak tidak layak," jelasnya.

Saat penyortiran dan pelipatan kertas suara pihak KPU Langkat memakai jasa warga sekitar. Setiap jasa warga dibayar pihak KPU Langkat.

"Kita manfaatkan jasa warga untum melipat kertas suara. Mereka dibayar 1500 per kertas suara," jelasnya.

Baca: KPU Langkat Temukan Kertas Suara dengan Bercak Hitam, Diduga Noda Tinta

Selain kertas suara pihak KPU juga sedang menunggu perlengkapan pilkada lainnya. Seperti hologram, tinta hingh saat ini masih belum tiba. Pihak KPU juga masih akan menggelar debat publik antara tiga Paslon yang akan bertarung untuk memimpin Kota Bertuah ini lima tahun ke depan.

Untuk mengukseskan Pilkada Langkat, Agus Arifin mengaku terpaksa tidak bisa mudik dan berlama-lama menghabiskan waktu bersama keluarga. Di hari lebaran ia tetap berdinas karena padatnya jadwal persiapan.

"Ini ya gak ada liburannya. Lebaran pun tetap kerja. Paling salat Idul Fitri terus silaturahmi bentar saja sama keluarga. Selama tugas ya jarang ketemu sama keluarga. Syukurnya mereka sudah mengerti," ungkapnya.

Diketahui KPU Langkat menggelar Pilkada Langkat dan Pilgub Sumut. Untuk Langkat aka diikuti oleh pasangan nomor urut 1 Terbit Rencana-Syah Afandin, nomor urut 2 Rudi Hartono Bangun-Budi, nomor urut 3 Sulistianto-Heriansyah.

(Dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Joseph W Ginting
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help