Pilgub Sumut

KPU Siantar Temukan 30 Lembar Surat Suara Terdapat Bercak Tinta dan Tusukan Kecil

Dari 166.807 surat suara yang diterima, sebanyak 30 lembar dalam keadaan rusak.

KPU Siantar Temukan 30 Lembar Surat Suara Terdapat Bercak Tinta dan Tusukan Kecil
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Divisi Keuangan Umum dan Logistik KPU Pematangsiantar, Riswanty Panjaitan 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommu Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Komisi Penilihan Umum (KPU) Kota Pematangsiantar menerima 166.807 lembar surat suara. KPU Siantar juga telah melakukan penyortiran surat suara seperti sortir dan melipat.

Namun, dari 166.807 surat suara yang diterima, sebanyak 30 lembar dalam keadaan rusak.

Divisi Keuangan Umum dan Logistik KPU Pematangsiantar, Riswanty Panjaitan mengungkapkan surat suara yang rusak seperti adanya bekas tinta dan tusukan kecil. Namun, menurut Riswanty kerusakan tersebut tidak begitu memberikan dampak.

"Jadi, karena surat suara memadai, yang rusak kita kesampingkan. Betul betul yang berkualitas baiklah yang kita pakai," kata Riswanty, Rabu (13/6/2018).

Selain mendapatkan surat suara yang rusak, KPU Kota Pematanflgsiantar menerima surat suara lebih sebanyak 52 lembar. Jadi, untuk mengantisipasi kertas suara yang rusak, KPU akan menggunakan kertas suara yang lebih tersebut.

"Untuk surat suara yang rusak ada 30 lembar dan surat suara yang lebih sebanyak 52 lembar. Dan di Pematangsiantar sudah mencukupi. Tapi secara gambaran umum, kualitas surat suara bagus," katanya seraya mengatakan telah melaporkan ke KPU Sumut.

Riswati menjelaskan hingga saat ini pihaknya masih memungguformulir C dan D.

Diketahui, Kota Siantar membutuhkan kebutuhan 166.807 lembar surat suara, surat suara diterima 166.807 lembar.

Jumlah surat suara hasil sortir 166.859, surat suara baik (setelah sortir dan lipat) 166.829. Surat suara rusak 30 lembar, kelebihan surat suara 52 lembar. (tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help