Setelah Didera Panas 36,2 Derajat, Hari Ini Medan Berawan dan Hujan Ringan Malam Hari

etelah beberapa hari terakhir suhu udara di Kota Medan panas menyengat, hari ini, diperkirakanlebih bersahabat.

Setelah Didera Panas 36,2 Derajat, Hari Ini Medan Berawan dan Hujan Ringan Malam Hari
Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
Ilustrasi hujan 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Setelah beberapa hari terakhir suhu udara di Kota Medan panas menyengat, hari ini, diperkirakan lebih bersahabat.

Admin Pusdalops Kota Medan, Megawati mengatakan bahwa prakiraan cuaca untuk pagi hari berawan tebal, dengan suhu 25 derajat Celsius, kecepatan angin 20 kilometer per jam dan kelembaban 80 persen.

"Untuk siang suhu akan naik diperkirakan menjadi 33 derajat Celsius, dengan kelembaban 65 persen dan kecepatan angin 40 kilometer per jam dan akan mengalami hujan ringan," kata Mega, Rabu (13/6/2018).

"Malam diperkirakan akan terjadi hujan ringan, dengan kelembaban 85 persen, suhu 28 derajat celsius dan kecepatan angin 20 kilometer per jam," kata Mega, sambungnya.

Lebih lanjut, penyebab berubah-ubahnya suhu di Kota Medan disebabkan beberapa hal, di antaranya karena faktor skala global suhu muka laut di perairan Samudera Hindia sebelah barat Sumatera masih menghangat berkisar antara 29-31 derajat Celsius dan posisi matahari berada di utara khatulistiwa.

Baca: Inilah 13 Ucapan Idul Fitri 2018, Bermaaf-maafan Bisa Dibagi lewat SMS dan WA

Baca: Untaian Doa yang Mesti Dilafalkan untuk Menyambut Hari Idul Fitri

Baca: Hukum Takbiran dan Lafal Bacaan Menyambut Hari Raya Idul Fitri

ILUSTRASI (Istimewa)
ILUSTRASI (Istimewa) (Istimewa)

Faktor lainnya dalam skala regional, di wilayah Sumatera utara terbentuk divergen atau arus udara yang menyebar, dan arah angin dominan dari barat hingga barat laut atau sweing disebut southwest monsoon yang berasal dari benua Australia yang sifatnya kering.

Baca: Cuaca 36 Derajat, Dekati Suhu Tubuh Manusia, BMKG Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Serta faktor skala lokal, dari data udara atas kelembaban di udara atas pada lapisan 850 hingga 500 mb cukup kering, berkisar antara 50-60 persen dan angin perlapisan juga cukup kencang dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam.

"Hal ini mengakibatkan berkurangnya pertumbuhan awan di wilayah Sumatera Utara dan akibat kelembaban cukup kering dan tidak adanya pertumbuhan awan sinar dan radiasi matahari langsung ke permukaan bumi sehingga kondisi udara cukup panas dan gerah," ujarnya

"Selain itu wilayah Sumatera Utara sudah memasuki musim kemarau. Sehingga membuat meningkatnya suhu udara di wilayah Sumatera Utara khusunya di Kota Medan. Kondisi ini diperkirakan akan bertahan 3 hingga 4 hari ke depan," pungkas Mega.

Sebelumnya Balai Besar Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BBMKG) Wilayah 1 Medan mencatat beberapa tempat di Sumatera yang terkena dampak suhu panas, yaitu Meulaboh 34,2 °C, Banda Aceh 35,2°C Sibolga 35 °C, Medan 36,2 °C, Deli Serdang 34,4 °C, Tuntungan 35,6 °C, Aceh Besar 36 °C, Tarempa 34 °C dan Tambang Riau 34,4 °C. (cr9/tribun-medan.com).

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help