Jatuh Bangun Hadapi Keterpurukan, Umi Pipik Mampu Bangkit Besarkan Keempat Anaknya

Usai Ustaz Jefri Al Bukhori meninggal pada 26 April 2013 lalu, Umi Pipik harus merawat dan membesarkan keempat anaknya

Jatuh Bangun Hadapi Keterpurukan, Umi Pipik Mampu Bangkit Besarkan Keempat Anaknya
Bangka Pos/ Kolase
Umi Pipik dan anak-anaknya 

TRIBUN-MEDAN.com - Usai Ustaz Jefri Al Bukhori meninggal dunia pada 26 April 2013 lalu, Umi Pipik harus merawat dan membesarkan keempat anaknya seorang diri.

 

Setahun setelah kepergian suaminya, Umi Pipik juga harus kehilangan orang tuannya.

Belum genap 40 hari ayahandanya meninggal, Umi Pipik kembali diberi cobaan musibah kebakaran.

Rumah Umi Pipik di kawasan Rempoa, Jakarta Selatan dilanda musibah kebakaran. Nahasnya, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu meluluhlantakkan lantai dasar rumah.

Setelah lima tahun berlalu, Umi Pipik berhasil bangkit dari keterpurukan serta mampu mendidik dan membesarkan keempat buah hatinya. 

Bangkit dari Keterpurukan

Istri almarhum Ustaz Jeffry Al Buchori atau Uje, Pipik Dian Irawati (atas) saat menghadiri pengajian untuk memperingati 40 hari wafatnya suami tercinta yang digelar di kediamannya, di Perumahan Bukit Mas, Rempoa, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (4/6/2013) malam.
Istri almarhum Ustaz Jeffry Al Buchori atau Uje, Pipik Dian Irawati (atas) saat menghadiri pengajian untuk memperingati 40 hari wafatnya suami tercinta yang digelar di kediamannya, di Perumahan Bukit Mas, Rempoa, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (4/6/2013) malam. (Tribun Jakarta/Jeprima)

Bagi Ummi Pipik, kenangan tentang Uje tidak pernah terlupakan. Ia memahami bahwa Islam melarang umatnya berlarut-larut dalam kesedihan. Umi Pipik pun berusaha tegar dan bangkit kembali.

Umi Pipik berusaha membuat empat anaknya mengerti, bahwa kebahagiaan itu tidak didapatkan dari seorang ayah kepada anak, atau suami kepada istri.

Ada atau tidaknya ayah dan suami, kebahagiaan tetap datang. Karena kebahagiaan berasal dari Allah SWT semata. Ada pun kerinduan pada Uje, menurutnya itu adalah hal manusiawi.

Kendati sempat terpuruk, kini Ummi Pipik mampu bangkit melanjutkan hidupnya.
Bisnis butik yang ia bangun bersama Uje sudah dibuka kembali, setelah sempat tutup karena musibah kebakaran.

Koleksi pakaian di butiknya pun banyak diminati oleh masyarakat. 
Selain mengurus anak-anak dan butiknya, Ummi Pipik juga aktif mengisi tausiah dan beragam kegiatan sosial lainnya.

Halaman
1234
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved