Simpan Sabusabu, Doni Siregar Dipastikan Berlebaran di Jeruji Besi

Menjelang hari raya Idul Fitri 1439 Hijriyah, Doni diciduk oleh tim Sat Res Narkoba Polres Tanjung Balai, pada Rabu, (13/6/2018).

Simpan Sabusabu, Doni Siregar Dipastikan Berlebaran di Jeruji Besi
TRIBUN MEDAN/HO
Doni kedepatan menyimpan sabusabu 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Doni Siregar (31) warga Jalan Sei Sibalam, Kelurahan Muara Sentosa, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai, dipastikan berlebaran di jeruji besi.

Menjelang hari raya Idul Fitri 1439 Hijriyah, Doni diciduk oleh tim Sat Res Narkoba Polres Tanjung Balai, pada Rabu, (13/6/2018) sekitar pukul 13.30 WIB kemarin. Karena Doni menyimpan narkotika jenis sabusabu, dengan berat kotor 1,35 gram.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai mengatakan berdasarkan informasi dari masyarakat yang mengatakan bahwa di Jalan Sei Sibalam, Kelurahan Muara Sentosa, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai, ada seorang laki-laki yang memiliki narkotika jenis sabu.

Atas informasi tersebut Team Opsnal Sat Res Narkoba, lalu melakukan penyelidikan dan setelah hasil lidik A1, maka langsung dilakukan penangkapan terhadap tersangka bernama Doni Siregar.

"Saat akan diamankan tersangka sedang duduk-duduk di dapur rumah. Personil Sat Res Narkoba langsung melakukan penangkapan, penggeledahan badan, pakaian dan pemeriksaan di sekitar tersangka berada," kata Irfan Rifai, Kamis (14/6/2018).

Ia menjelaskan bahwa petugas menemukan di dekat tersangka duduk ada 6 bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis sabu, 1 pack plastik klip transparan kosong dan 1 unit timbangan digital, 1 unit handpone merk Huawei warna hitam, sim card no 0812 6216 2309 dan uang berjumlah Rp.120.000 rupiah.

Saat dilakukan interogasi lebih mendalam terhadap tersangka, ia mengakui narkotika jenis sabu tersebut adalah miliknya.

"Tersangka menerangkan bahwa sabu tersebut, di belinya dari seorang laki-laki nama panggilan AD, warga Lingkungan IV, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai," ungkap Irfan.

Lebih lanjut, Team Opsnal terus berupaya melakukan pengembangan dengan melakukan penggerebekan terhadap rumah AD, namun ternyata AD sudah tidak ditemukan dirumahnya

"Saat ini kita sedang mengupayakan pengembangan jaringan dengan memeriksa tersangka, saksi-saksi, menyita barang bukti, mengirim sample barang-bukti dan urine tersangka ke laboratorium," pungkas Irfan.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved