Home »

Karo

Idul Fitri 1439 H

Petugas Gotong Royong Angkat Mobil Kecelakaan di Penatapan Brastagi . . .

Sekitar pukul 16.00, terjadi kemacetan akibat kecelakaan dua buah mobil pribadi di daerah Penatapan Brastagi

Petugas Gotong Royong Angkat Mobil Kecelakaan di Penatapan Brastagi . . .
Tribun Medan/Septrina
Macet terjadi di daerah Penatapan Berastagi akibat kecelakaan dua buah mobil. Tampak anggota dari kepolisian sedang memindahkan mobil tersebut, Sabtu (16/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Lebaran hari kedua biasanya dimanfaatkan oleh banyak orang untuk berwisata. Salah satu destinasi wisata yang sangat digemari oleh penduduk terutama Kota Medan adalah Kota Brastagi.

Tak heran, sebagai destinasi wisata, perjalanan ke Kota Brastagi sering terjadi kemacetan terlebih saat weekend dan hari libur.

Pada lebaran kedua 1439 H ini, jalanan dari Medan sampai Brastagi tampak lancar meskipun volume kendaraan cukup tinggi.

Dari pantauan Tribun, sepanjang jalan ke Kota Brastagi terdapat beberapa objek wisata yang dipadati oleh pengunjung seperti pemandian di daerah Sibolangit, Desa Peceren, Funland, dan Penatapan Brastagi.

Sekitar pukul 16.00, terjadi kemacetan akibat kecelakaan dua buah mobil pribadi di daerah Penatapan Brastagi.

Tampak beberapa petugas sedang memindahkan mobil tersebut ke tepi jalan. Mereka beramai-ramai mengangkat mobil tersebut ke pinggir jalan, agar tidak menghalangi mobil lain lewat.

Jalanan mulai dari Medan sampai Berastagi terpantau ramai lancar di lebaran hari kedua 1439 H, Sabtu (16/6/2018).
Jalanan mulai dari Medan sampai Berastagi terpantau ramai lancar di lebaran hari kedua 1439 H, Sabtu (16/6/2018). (Tribun Medan/Septrina Ayu Simnajorang)

Kota dingin ini selalu menjadi destinasi yang menarik saat akhir pekan apalagi saat liburan seperti ini.

Kota Brastagi dengan udara segar dan suhu yang dingin ini menawarkan beberapa pilihan berwisata seperti santai sambil berpiknik di bukit kubu, melihat sapi dan minum susu segar di pesturasi susu, pemandian air panas sidebuk-debuk, atau berbelanja sayuran dan buah-buahan.

Jika ingin berwisata kuliner, kota ini juga terkenal dengan pasar kaget yang menjual berbagai jenis makanan. Pasar ini buka sejak sore hingga dini hari. (Cr18/TRIBUN-MEDAN.com)

Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help