Amien Rais Bilang Demokrasi Indonesia belum Terbuka tapi Diskriminatif, Apa Alasannya?

Hukum yang tebang pilih, yang kuat yang menang dan yang lemah pasti kalah.

Amien Rais Bilang Demokrasi Indonesia belum Terbuka tapi Diskriminatif, Apa Alasannya?
Screenshoot Youtube
Amien Rais. (Screenshoot Youtube) 

"Selama ini yang keliru, adalah kita menggunakan demokrasi diskriminatif. Hukum yang tebang pilih, yang kuat yang menang dan yang lemah pasti kalah. Kebijakan akan memihak yang konglomerat, sedangkan yang kecil dilupakan."

TRIBUN-MEDAN.com - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais membeberkan permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia sekarang ini.

Dilansir TribunWow.com dari tayangan Apa Kabar Indonesia Malam tvOne, yang diunggah di akun YouTube Talkshow tvOne pada Sabtu (16/6/2018). 

Amien Rais mengatakan jika dirinya mengetahui permasalahan yang dihadapi Indonesia.

Dikatakannya, demokrasi yang dianut sekarang ini sudah keliru. 

"Selama ini yang keliru, adalah kita menggunakan demokrasi diskriminatif. Hukum yang tebang pilih, yang kuat yang menang dan yang lemah pasti kalah. Kebijakan akan memihak yang konglomerat, sedangkan yang kecil dilupakan," kata Amien Rais. 

Baca: Kisah Perjuangan dan Kesaksian Suka Duka 5 Korban Selamat Kapal Karam di Perairan Danau Toba

Baca: Lihat Video saat Kajol Terpeleset dan Terjatuh saat Jalan-jalan di Mall

Baca: Video dan Kronologi KM Berkat Anugerah yang Tenggelam, Memuat Kelapa dan Pisang selain Penumpang

Baca: Parkir Sembarangan di Depan Rumah Orang, yang Terjadi Pada Mobil Ini Bikin Kaget

Baca: Reaksi Rihanna Menyasar Rumor Kedekatan Agnez Mo dan Chris Brown

Baca: Kesulitan Tim Basarnas Mengangkat Objek Diduga KM Sinar Bangun, Alat hanya Mampu Capai 100 Meter

Dirinya mengatakan jika semakin hari, kesenjangan antar yang miskin dan kaya semakin jauh.

Untuk itu, jika diberi kesempatan untuk mencalonkan diri sebagai capres, maka dirinya memberikan solusi untuk masalah itu. 

"Obatnya ya demokrasi yang inklusif. Demokrasi ekonomi, politik, hukum, sosial, pendidikan. Kemudian semua unsur  bangsa harus, sehingga tidak ada perbedaan karena agamanya lain, sukunya lain. Pemimpin harus bisa merangkul seluruh anak bangsa," jelas Amien Rais. 

Baca: Unggah Foto saat Liburan, Sosok di Belakang Perempuan Ini Bikin Gagal Fokus

Baca: Usai Chatnya dengan Bapak Kos Viral, Ternyata Ini Sosok Adimul yang Bikin Warganet Penasaran

Baca: Pria Ini Tinggalkan Uang di Tempat Umum untuk Tes Keamanan di Jepang, Ia Justru Syok saat Kembali

Baca: Tak Sengaja Pecahkan Jerawat di Dekat Hidung, Nyawa Wanita Ini Hampir Melayang, Kisahnya Jadi Viral

Baca: Aktris Cantik Ini Sudah Jalani 17 Tahun Pernikahan Beda Agama, Lebaran Kali Ini Terasa Berbeda

Baca: Wanita Ini Balaskan Dendamnya dengan Menanam Pohon, 20 Tahun Kemudian Tetangganya Meradang

Baca: Wuling Produksi SUV nan Super Keren, Saingan Fortuner Seharga Rp 200 Jutaan, Ini Foto-fotonya

"Kita ini bangsa yang besar, tapi kenyataanya belum inklusif tapi diskriminatif," imbuh dia. 

Sebelumnya diberitakan Kompas.com, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi mengatakan jika partainya serius dalam memajukan Amien Rais sebagai calon presiden di Pilpres 2019.

Di PAN, Amien diketahui menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan PAN.

Halaman
12
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved