Pemuda Ini Tewas Setelah Sepeda Motor yang Dikendarai Jatuh Tergelincir

Kecelakaan maut yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor bernama Rio Depriman Saragih (25)

Pemuda Ini Tewas Setelah Sepeda Motor yang Dikendarai Jatuh Tergelincir
Petugas Sat Lantas Polres Dairi melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Jalan Sidikalang-Doloksanggul Km 29, Dusun Simallopuk, Desa Parbuluan I, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi pada Selasa (19/6/2018) sekitar pukul 10.45 WIB. (Polres Dairi) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Kecelakaan maut yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor bernama Rio Depriman Saragih (25) warga Jalan Seksama Gang Dame No 14 Medan, terjadi di Jalan Sidikalang-Doloksanggul Km 29, Dusun Simallopuk, Desa Parbuluan I, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi pada Selasa (19/6/2018) sekitar pukul 10.45 WIB.

Peristiwa itu bermula ketika korban yang berboncengan dengan Enjelika mengendarai sepeda motor matik BK 3115 AGN yang datang dari arah Dologsanggul menuju ke Sidikalang melaju dengan kecepatan tinggi.

Nahas, ketika melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sepeda motor yang dikendarai korban hilang keseimbangan dan akhirnya terseret di atas badan jalan.

"Korban mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan mencapai 80 Km/jam di jalanan lurus dan beraspal. Diduga karena licin akibat turun hujan mengakibatkan korban tidak mampu mengendalikan kendaraannya dan kemudian terjatuh ke badan jalan yang berlawanan arah," ungkap Kasat Lantas Polres Dairi, AKP M Hasan, Selasa sore.

Lebih lanjut, Hasan menjelaskan di saat yang bersamaan juga tengah melaju dua unit mobil dari arah berlawanan yaitu Suzuki Ertiga BK 1983 OY yang dikemudikan Jonny dan Daihatsu Grand Max BK 1934 KU yang dikendarai Fernando Sitanggang.

"Diduga dua mobil dari arah berlawanan yang juga melaju kencang itu tidak mampu menghindar dan langsung mengenai sepeda motor yang dikendarai korban dan sempat menyeretnya sejauh 4 meter. Akibatnya korban yang telah terkapar di tengah badan jalan mengalami luka parah. Sedangkan rekannya, Enjelika jatuh di posisi berlawanan," jelasnya.

Setelah dilakukan pengecekkan terhadap korban Rio Depriman Saragih, diketahui ia telah meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang.

Selanjutnya, petugas Sat Lantas Polres Dairi yang datang tak lama setelah kejadian langsung memeriksa sejumlah saksi dan melakukan olah TKP.

"Seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan dibawa ke Mako Sat Lantas Polres Dairi. Sedangkan dua pengemudi mobil dan sejumlah saksi kini masih menjalani diperiksa," ucap Hasan.

(cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help