Kapal Tenggelam

Tragis! Korban Hilang Tenggelamnya Kapal di Danau Toba jadi 150 Orang, tapi Satu Pun Belum Ditemukan

Hingga hari kedua pencarian korban tenggelamnya kapal di Danau Toba, dari Senin (18/6/2018) malam hingga Selasa (19/6/2018).

Tragis! Korban Hilang Tenggelamnya Kapal di Danau Toba jadi 150 Orang, tapi Satu Pun Belum Ditemukan
TRIBUN MEDAN/Dohu Lase
Anggota Marinir dari TNI AL melakukan persiapan untuk mencari korban tenggelam KM Sinar Bangun di Danau Toba.Pada Selasa (19/6/2018), lapaoran korban hilang mencapai 150 orang, tapi belum ada jasad yang ditemukan. 

Sementara daftar korban hilang di posko Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir sejumlah 104 orang.

Berikut namanya 104 korban hilang yang terdata di Posko Simanindo

1. Resmi Sinaga, PR (Perempuan), alamat perasmian Kec. Dolok silau Kab. Simalungun

2. Khayria Handayani, PR, Medan Jl. SM raja Gg. Mandailing

3. Inksan Zulkarnaen, L (Lelaki), Delitua

4. Bayu, L, Delitua pasar 9

5. Nony Zoya, PR, Titikuning Medan

6. Ferry Sembiring, L, Brastagi

7. Novia Barus, P, Marindal Medan

8. Pandi, L, Delitua Gang Satria

9. Jandur Simarmata, L, Desa Sihusapi Kec. Simanindo

10. Tiar Silaban, PR, Desa sihusapi Kec. Simanindo

11. Ami Elisabet Sitindaon, PR, Desa sihusapi Kec. Simanindo

12. Gresia Simarmata, PR, Desa Sihusapi Kec. Simanindo

13. Berliana Sipayung, PR, simpang bage Seribu Dolok

14. Demensis Purba Tambak, L, simpang bage saribu Dolok

15. Hotman Manik, L, Sidamanik parmahan

16. Hotman Nainggolan, L, sionggang parmahanan

17. Dorman Nainggolan, L, Sionggang P. Siantar

18. Ledak Nainggolan, L, Sionggang P. Siantar

19. Basaria Nainggolan, PR, Sionggang P. Siantar

20. Bungaran Nainggolan, L, Sionggang P. Siantar

21. Jaya Sidauruk, L, Desa simanindo

22. Riani Nainggolan, PR, Sionggang P. Siantar

23. Jonveldi Nainggolan, L, Sionggang P. Siantar

24. Nicholas Nainggolan, L, Sionggang P. Siantar

25. Astrid Nainggolan, PR, Sionggang P. Siantar

26. Lilis Lubis, Pr, Sionggnang P. Siantar

27. Melinton Nainggolan, L, Sionggnang P. Siantar

28. Hasiolan Sidabutar, L, Sionggnang P. Siantar

29. Jornelin Andreas Purba, L, purba Saribu haranggaol

30. Nova Sulastri Sijabat, Pr, alamat Naga Pane tiga tunggu

31. Pardamean Purba, L

32. Gonggong Simarmata, L

33. Jonner Silalahi, L

34. Ader Nainggolan, L, Simpang haranggaol kab. Simalungun

35. Loncer Nainggolan, L, Simpang haranggaol kab. Simalungun

36. Selma Sinaga, P, salbe tiga ras kab. Simalungun

37. Atur Sinaga, Pr, salbe tiga ras kab. Simalungun

38. Ranto fajar Siregar, L, simantintolu Kab. Simalungun

39. Yeni, Pr, manik uluan Kab. Simalungun

40. Niko, L, manik uluan Kab. Simalungun

41. Doni, L, manik uluan Kab. Simalungun

42. Febri, Pr, manik uluan Kab. Simalungun

43. Maya, Pr, manik uluan Kab. Simalungun

44. No, L, manik uluan Kab. Simalungun

45. Riski, L, manik uluan

46. Obet Hutahuruk, L, kec. harian

47. Trisman renol Simarmata, L, jln. Puan gunung purba Depok

48. Juliana Suraida, Pr, jln. Puan gunung purba Depok

49. Manan Sitanggang, L, P. Siantar

50. Lusi Nurbayati Sitanggang, P, alamat Siantar

51. Lucky Pratama, L, alamat Siantar

52. Mei a. Siadari, Pr, Siantar

53. Fery Panggabean, L, Siantar.

54....

55...

dst...

Nama selanjutnya lihat daftar korban yang hilang: 

Foto Abdi Tumanggor.

Foto Abdi Tumanggor.

Foto Abdi Tumanggor.

Foto Abdi Tumanggor.

Foto Abdi Tumanggor.

Daftar korban selamat:

Foto Abdi Tumanggor.

Daftar korban meninggal:

Foto Abdi Tumanggor.

Data terbaru yang didapat Tribun-Medan.com dari posko Simanindo, jumlah korban hilang mencapai 104 orang. 

Jadi data di posko Tigaras Kabupaten Simalungun dan di posko Simanindo Kabupaten Simalungun totalnya 145 orang korban hilang. Jumlah korban selamat masih tetap 18 orang, dan meninggal 1 orang. 

Hingga saat ini, di hari kedua, tim pencarian belum ada menemukan korban lain. 

Sementara itu, Dirjen Kemenhub Budi Setyadi mengatakan, Jumlah penumpang sementara yang terdaftar di posko mencapai 128 orang.

"Jumlah penumpang sementara yang terdaftar 128 orang, sudah tertolong sampai sekarang 18 selamat, dan 1 meninggal dunia atas nama Tri Suci Wulandari," kata Budi saat ditemui di Posko pengaduan, Selasa (19/6/2018).

Foto Abdi Tumanggor.

Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

"Basarnas akan memimpin pencarian pada 7 hari pertama dan 3 hari tambahan jika diperlukan. Dibantu oleh Polda Sumut, Polair, Sabhara, Brimob dan Tim DVI, Korem, BPBD dan BMKG. Serta Pemda Samosir dan Simalungun, juga akan ikut membantu mengerahkan pencarian korban yang hilang," sambungnya.

Budi menuturkan pencarian efektif dilakukan selama 7 hari pertama dan diharapkan bagi masyarakat yang merasa kehilangan keluarga dan kemungkinan penumpang di KM Sinar Bangun, dimohon untuk segera melapor ke Posko di Samosir dan Tigaras.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa untuk meminimalisir dibentuk 5 tim untuk mempercepat proses evakuasi korban KM Sinar Bangun diantaranya dibentuk Tim pendaftaran korban, yang bertanggungjawab dari Polres Simalungun dan Polres Samosir, termasuk penanganan 19 korban yang sudah ditemukan serta mencari tahu Manifest penumpang yang ada di Kapal KM Sinar Bangun yang belum ditemukan.

Selanjutnya di bentuk Tim pencarian oleh Basarnas yang akan membagi tugas serta dukungan yang lain. Lalu melakukan penelitian penyebab kecelakaan. Sebab ada informasi air masuk ke kapal dan informasi lainnya akibat kemudi patah. Nantinya Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan melakukan verifikasi, penyebab apakah dari faktor manusia, cuaca atau masalah kendaraan.

Foto Abdi Tumanggor.

Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

Selain itu, juga dibentuk Tim Penanganan korban Meninggal Dunia (MD) dan hidup, akan diberikan pada tim DVI Polda Sumut dan intelegen akan melakukan interogasi terhadap korban hidup.

Terakhir tim pemulangan korban, baik meninggal dunia maupun hidup, penanggungjawab di Provinsi Sumut, Kabupaten Samosir dan Simalungun.

Karena begitu korban meninggal dunia ditemukan, maka akan dibawa langsung ke rumah sakit untuk di visum dan identifikasi, serta setelahnya diantarkan kerumah duka.

Budi Setyadi mengucapakan rasa belasungkawa yang sangat mendalam atas musibah tenggelam yang terjadi terhadap KM Sinar Bangun, pada Senin (18/6/2018) sore.

Terkait korban meninggal dunia, Budi mengatakan bahwa akan diberi santunan oleh Jasa Raharja.

Untuk korban meninggal dunia mendapat santunan Rp 50 juta rupiah, serta korban selamat yang alami luka-luka menerima santunan Rp 20 juta rupiah.

"Kita berharap kejadian ini jadi koreksi dan perhatian khusus, masalah regulasi dan pengawasan agar masalah keselamatan dilengkapi dengan sebaik mungkin. Karena sebelum lebaran sebenarnya, pak Menteri sudah campaign dengan memberikan jaket pelampung, kepada awak kapal kayu dan para penumpang," pungkas Budi.(Cr1/cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved