Kapal Tenggelam

Warga Delitua Ini Masih Dinyatakan Hilang, Sempat Telepon Ibunya: Iya Mak, Ini Kami Mau Pulang

Aryati mengaku tak menyangka anaknya menjadi satu di antara korban yang hingga kini belum diketahui kabarnya.

Warga Delitua Ini Masih Dinyatakan Hilang, Sempat Telepon Ibunya: Iya Mak, Ini Kami Mau Pulang
Facebook
Affandi foto bersama anaknya. Affandi menjadi satu di antara korban yang masih dinyatakan hilang pada kecelakaan tenggelamnya Kapal KM Sinar Bangun di Danau Toba, pada Senin (18/6/2018). 

Laporan wartawan Tribun Medan / M Fadli

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Affandi (36) warga Jalan Delitua Gang Satria menjadi satu di antara korban yang masih dinyatakan hilang akibat tenggelamnya Kapal KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Senin (16/8/2018) kemarin.

Hingga kini, Affandi bersama sembilan temannya masih dalam pencarian tim gabungan.

Belum ada tanda-tanda ditemukannya Affandi bersama temannya.

Baca: Korban Tewas Tri Suci Ternyata akan Menikah, Tunangannya Juga Belum Ditemukan

Baca: Tak Henti Menangis, Ibunda Affandi Berharap Bisa Temukan Anaknya

Baca: Ungkap Kapal Tenggelam, Dirjen Kemenhub: Over Kapasitas Hingga 128 Orang Penumpang

Saat Tribun-Medan.com menyambangi kediaman Affandi, terlihat sosok ibu parubaya duduk di atas sofa berwarna hitam berlis merah.

Mata ibu tersebut bengkak usai menangis. Ia adalah Ganefo Aryati (55), ibu kandung Affandi.

Aryati mengaku tak menyangka anaknya menjadi satu di antara korban yang hingga kini belum diketahui kabarnya.

 Ia mengaku, awalnya mencoba menghubungi Affandi sekitar pukul 13.00 WIB, namun tidak ada jawaban.

"Jadi awalnya saya mencoba menelepon, namun tidak diangkatnya. Sekitar pukul 17.00 WIB, Affandi telpon saya dan menanya ada apa. Saya menjawab, anak mu ini sakit demam, cepat lah pulang," ujar wanita yang menggunakan songkok di kepalanya.

"Iya mak, ini kami lagi di kapal mau nyebrang ke Tigaras dan pulang ke Medan," jawaban Affandi ditirukan ibundanya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help