Kapal Tenggelam

Angkat Bangkai Kapal Motor (KM) Sinar Bangun, Panglima TNI Instruksikan Tim Pakai Jangkar

Hadi juga menyampaikan bila sudah menemukan titik jatuhnya kapal, maka dapat dilakukan pengurungan menggunakan balon sebagai lighting.

Angkat Bangkai Kapal Motor (KM) Sinar Bangun, Panglima TNI Instruksikan Tim Pakai Jangkar
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat memberikan arahan di Posko Bencana Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di Pelabuhan Sinar Bangun, Kabupaten Simalungun, Kamis (21/6/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, TIGARAS - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto tiba di Posko Bencana Kapal Motor Sinar Bangun di Pelabuhan Sinar Bangun, Kabuoaten Simalungun, Kamis (21/6/2018) siang.

Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan arahan kepada tim gabungan pencarian.

Baca: Data Berbeda-beda, Kapolri Tegur Kapolres Simalungun dan Kapolres Samosir yang Tidak Sinkron

Baca: Kapolri: Tak Cuma Nakhoda Berpotensi Jadi Tersangka, Tetapi Otoritas Pejabat yang Mengawasi!

Baca: Wakapolda Dimutasi, Diduga Terlibat dalam Kampanye Satu Paslon

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan keterangan pers terkait pencarian korban KM Sinar Bangun di Posko Tigaras, Simalungun, Kamis (21/6/2018)
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan keterangan pers terkait pencarian korban KM Sinar Bangun di Posko Tigaras, Simalungun, Kamis (21/6/2018) (tribun medan/dimaz)

Dalam arahannya, Hadi mengimbau agar pencarian 184 korban yang masih belum ditemukan menggunakan alat jangkar. Alat jangkar ini katanya berfungsi untuk mengangkat bangkai kapal.

"Teknik berikutnya menggunakan jangkar. Kemudian mengambil korban dengan alat," ujarnya yang datang bersama dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Baca: Heboh Ikan Mas Raksasa di Danau Toba, Warga Setempat Sebut Rezeki Bukan Mistis

Baca: Bentuk Rasa Kemanusiaan, Eramas Dirikan Posko di Tigaras, Sediakan Logistik Hingga Rumah Singgah

Baca: Kapolri Tito Ungkap Fantastis Jumlah Korban KM Sinar Bangun yang Masih Dicari

Baca: Kok Bisa Simpang Siur Keberadaan Nakhoda saat KM Sinar Bangun Tenggelam? Kapolri Ikut Tanya Kapolres

Hadi juga menyampaikan bila sudah menemukan titik jatuhnya kapal, maka dapat dilakukan pengurungan dengan menggunakan balon yang berfungsi sebagai lighting.

"Apabila sudah ketemu posisi kapal maka kita kurung dengan cara menggunakan lighting berupa balon. Lalu kita mengangkat kapal dengan alat jangkar," ujarnya.

Seperti diketahui, hingga pencarian hari ketiga dengan tim gabungan menemukan 19 korban selamat, termasuk di antaranya nahkoda kapal, kemudian tiga penumpang meninggal dunia, dan 184 masih dalam pencarian.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help