Kapal Tenggelam

Kapolri Tito Ungkap Fantastis Jumlah Korban KM Sinar Bangun yang Masih Dicari

"Publik kan ingin tahu jumlah penumpang berapa, ditemukam berapa, yang diperkirakan berapa. Ini yang penting," tambahnya.

Kapolri Tito Ungkap Fantastis Jumlah Korban KM Sinar Bangun yang Masih Dicari
TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ KAHFI
Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat meninjau pencarian korban kapal tenggelam di dermaga Pelabuhan Tigaras, Kamis (21/6/2018) siang. 

Laporan Wartaqan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, TIGARAS - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengungkapkan angka 184 korban yang masih dicari tersebut cukup fantastis.

Hal ini diungkapkan saat mendengar penjelasan peristiwa tenggelamnya kapal KM Sinar Bangun oleh Ketua Tim Gabungan, Budiawan.

Baca: Kok Bisa Simpang Siur Keberadaan Nakhoda saat KM Sinar Bangun Tenggelam? Kapolri Ikut Tanya Kapolres

Baca: Kapolri: Tak Cuma Nakhoda Berpotensi Jadi Tersangka, Tetapi Otoritas Pejabat yang Mengawasi!

Baca: Ustaz Abdul Somad akan Isi Tabligh Akbar di Sumut, Ini Daftar Lokasinya

Kapal KM Sinar Bangun saat berangkat di Pelabuhan Simanindo menuju Tigaras sebelum terjadi peristiwa tragis tenggelam di perairan Danau Toba
Kapal KM Sinar Bangun saat berangkat di Pelabuhan Simanindo menuju Tigaras sebelum terjadi peristiwa tragis tenggelam di perairan Danau Toba (Tribun Medan)

Baca: Ini Penampakan KM Sinar Bangun Sebelum Tenggelam Bersandar di Pelabuhan Simanindo

Baca: Sniper dan Ratusan Personel Polisi Disiagakan pada Sidang Vonis Aman Abdurrahman

Baca: Panglima TNI Janji Pencarian Korban KM Sinar Bangun Pakai Alat Canggih AL dan Pesawat

Diketahui dalam paparan tim, ada 184 korban yang masih dicari dan 22 yang telah ditemukan termasuk satu nahkoda kapal. Maka, total ada 206 orang.

Tito yang datang bersama dengan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mendengarkan kronologis kejadian dan proses evakuasi yang dilakukan tim gabungan.

"Angka yang fantastis (jumlah korban yang masih dicari)," ujarnya saat mendengar angka 184 yang masih dicari di Posko Bencana di Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Kamis (21/6/2018).

Jenderal Tito juga menanyakan jumlah pasti penumpang kapal KM Sinar Bangun, tetapi untuk kepastian tim gabungan tak dapat memberikan jawaban. Pasalnya, saat KM Sinar Bangun melaju tak ada tiket atau pun manifes penumpang, sehingga tidak ada data yang tertinggal.

"Publik kan ingin tahu jumlah penumpang berapa, ditemukam berapa, yang diperkirakan berapa. Ini yang penting," tambahnya.

Jenderal Tito juga menanyakan jumlah kelebihan penumpang di kapal tersebut. Ia juga sempat menanyakan keberadaan anak buah kapal (ABK) dan Nahkoda kapal tersebut.

Menjawab hal ini Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan mengatakan untuk muatan kapal sering over kapasitas. Ia menjelaskan untuk kapal KM Sinar Bangun gross ton 17 dengan standar muat 40 orang.

"Gross ton nya 17 muat 40 orang lebar empat meter, panjang 17 meter dan tinggi 1,5 meter. Tapi nyatanya tiga tingkat,"ujar AKBP Marudut.

AKBP Marudut juga menyampaikan selain penumpang ada 60 sepeda motor di sisi kanan dan kiri kapal.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help