'Yellow Caturra', Kopi Langka Incaran Penggila Kopi

Konon, Yellow Caturra merupakan kopi langka yang hanya tersisa 700-900 pohon di Indonesia.

'Yellow Caturra', Kopi Langka Incaran Penggila Kopi
tribunmedn/bobby
Yellow Caturra 

Foto Bob Lahi.

TRIBUN-MEDAN.com - Meski tak semewah gerai kopi di kota besar, kedai ' Kopi Gunung' ternyata menyimpan 'harta karun' penggila kopi.

Berlokasi di kaki Gunung Argopuro, Kecamatan Krucil, Desa Bremi, Probolinggo, kedai gagasan Rudy Hartono ini juga menyediakan biji kopi Yellow Caturra.

Konon, Yellow Caturra merupakan kopi langka yang hanya tersisa 700-900 pohon di Indonesia.

Kopi ini sebenarnya telah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Namun, jumlah yang sedikit membuat biji kopi ini tidak populer di telinga masyarakat.

Kopi ini pertama kali ditemukan di daerah Bajawa, Flores, yang dibawa oleh Bangsa Portugis.

Saat ini, yellow caturra bisa ditemukan di beberapa daerah di Indonesia, salah satunya di kaki Gunung Argopuro, kecamatan Krucil, Probolinggo.

Baca juga: Merasakan Sensasi Kopi Gunung di Kaki Gunung Argopuro...

Berbeda dengan biji kopi lainnya yang berwarna merah pekat ketika matang, yellow caturra hanya berwarna kuning.

Ukuran biji kopinya juga terbilang kecil, lebih keras, dan lebih wangi.

Halaman
123
Editor: Bobby Silalahi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved