Jangan Langsung Minta Maaf atau Berkelahi, Ini yang Harus Dilakukan Setelah Tabrakan

Biasanya, pengendara motor atau mobil yang terlibat kecelakaan sering berkelahi atau minta maaf.

Jangan Langsung Minta Maaf atau Berkelahi, Ini yang Harus Dilakukan Setelah Tabrakan
Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com-Kondisi jalan yang macet berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Biasanya, pengendara motor atau mobil yang terlibat kecelakaan sering berkelahi atau minta maaf.

Padahal bukan itu yang harus dilakukan setelah tabrakan terjadi.

Seharusnya, korban kecelakaan yang tidak mengalami cedera harus bertukar informasi.

Peroleh nama dan nomor telepon semua pengendara lain yang terlibat di dalam kecelakaan lalu lintas yang Anda alami.

Catatlah produsen, model, tahun produksi dan nomor plat masing-masing kendaraan.

Pastikan untuk memperoleh semua informasi asuransi termasuk nama perusahaan, nomor polisi dan informasi kontak agen asuransi yang dapat diberitahukan oleh pengendara.

Direktur Center for Suistainable Infrastructure Development (CSID) Universitas Indonesia, Jachrizal Soemabrat, mengatakan, bersikaplah sopan, namun jangan meminta maaf.

Menurut Jachrizal, jika Anda berkata, "Maaf sekali saya menabrak Anda", Anda mungkin sedang mengakui liabilitas hukum untuk kecelakaan.

Usahakan untuk tidak mengakui kesalahan secara tidak perlu seperti ini, karena mungkin tidak diketahui pasti siapa yang bersalah tepat setelah kecelakaan.

Halaman
12
Editor: Liston Damanik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved