Kapal Tenggelam

Ritual Ini Dipercaya Tokoh Adat Samosir Punya Kaitan Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Berperilaku tidak sopan atau berbuat hal-hal tak senonoh di atas Danau Toba juga termasuk mengotori," kata seorang Tokoh Adat Samosir, Krimson Malau.

Ritual Ini Dipercaya Tokoh Adat Samosir Punya Kaitan Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba
Tribun MEDAN/DOHU LASE
Keluarga dari korban hilang KM Sinar Bangun menaburkan sesajen ke perairan Danau Toba, Jumat (22/6/2018) sekitar pukul 18.00 WIB. 

"Mulai dari penyembelihan kambing, hingga memasak kambing, semua dilakukan di danau. Setelah dipersembahkan, daging kambing akan dimakan seluruh masyarakat dari kelima kampung itu yang turut hadir pada ritual," terang Krimson.

Baca: Dulu Tempat Favorit Wisatawan, 6 Hotel Ini Sekarang Terbengkalai dan Jadi Rumah Hantu

Seorang warga Samosir lain, Junianti Sinaga, juga mengatakan demikian.

Ia menyesalkan tentang ritual Manguras Tao yang kini sudah bergeser menjadi event wisata dan hilang kesakralannya.

"Sudah seperti sirkus acara Manguras Tao dibuat. Dianggap sepele. Padahal itu upacara sakral dan penting," pungkas Junianti.

Diberitakan, berbagai upaya telah dilakukan dalam pencarian korban atas tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Senin (18/6/2018) lalu.

Sejak tenggelamnya kapal tersebut, hingga hari ke-5, total korban yang ditemukan baru 22 orang, yakni di antaranya 3 korban meninggal dunia dan 19 orang korban selamat.

 

 Sedangkan dugaan 184 korban lagi dinyatakan hilang masih dalam pencarian. 

Hingga saat ini, pencarian korban di hari ke lima belum membuahkan hasil.

Penduduk Pulau Samosir, khususnya Keturunan Silau Raja pun turut menggelar doa (ritual) Pangelekan (permohonan) di Perairan Danau Toba dan juga di Tao (Pulau) Malau, Samosir Jumat (22/6/2018). 

Menurut silsilah batak Silau Raja adalah anak lelaki bungsu Guru Tatea Bulan dan Si Boru Baso Burning. Empat abang Silau Raja  adalah Raja Uji, Saribu Raja, Limbong Mulana dan Sagala Raja.

Halaman
1234
Penulis: Dohu Lase
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help