Bank Indonesia Akan Buka Operasional Terbatas saat Pilkada

Bank Indonesia (BI) akan membuka operasional terbatas saat hari pemungutan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)

Bank Indonesia Akan Buka Operasional Terbatas saat Pilkada
Tribun Medan/Ayu Prasandi
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut, Arief Budi Santoso kepada Tribun, Senin (25/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bank Indonesia (BI) akan membuka operasional terbatas  saat hari pemungutan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.

“Hal tersebut dilakukan agar semua pegawai Bank Indonesia tetap bisa melakukan pemilihan sesuai dengan haknya sebagai warga negara Indonesia tetapi juga tetap mendukung perekonomian nasional,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut, Arief Budi Santoso, Senin (25/6/2018).

Ia menjelaskan, sehubungan dengan hal tersebut, rencana kegiatan operasional Bank Indonesia yaitu seluruh layanan dalam kegiatan penyelenggaraan Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS), Bank Indonesia Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS), Bank Indonesia Electronic Trading Platform (BI-ETP), dan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang berlaku.

“Mekanisme penyediaan pendanaan awal (prefund) untuk Layanan Transfer Dana dan Layanan Kliring Warkat Debit melalui SKNBI dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Ia menerangkan, kegiatan layanan kas beroperasi penuh dalam rangka pemenuhan kebutuhan penarikan dan setoran uang kartal dari perbankan. Kemudian Operasi Moneter Rupiah dilakukan untuk Standing Facilities Rupiah atau Deposit Facility dan Lending Facility. 

“Pelaporan Laporan Harian Bank Umum (LHBU) dan Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) berjalan seperti hari kerja normal, kecuali untuk bank yang menyampaikan informasi kepada BI bahwa bank tidak beroperasi,” terangnya.

Ia menuturkan, seluruh transaksi operasi moneter valas tanggal 27 Juni 2018 ditiadakan. Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada tanggal 27 Juni 2018 tidak diterbitkan dan Kurs Bank Indonesia pada tanggal 27 Juni 2018 menggunakan referensi kurs hari kerja normal terakhir yang diterbitkan pada tanggal 26 Juni 2018.

“Selanjutnya, terkait penyelenggaraan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan Bulan Juni 2018, Bank Indonesia memutuskan untuk melakukan penyesuaian waktu penyelenggaraan RDG dimaksud dari semula Rabu hingga Kamis, pada 27 hingga 28 Juni 2018 menjadi Kamis hingga Jumat, 28 hingga 29 Juni 2018,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, harapannya pelaksanaan pilkada tersebut berlangsung dengan baik, para karyawan bisa melakukan pemilihan sesuai haknya tetapi juga perekonomian tetap berjalan dengan baik.

“Bank Indonesia memberikan kesempatan bagi pegawai untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada dengan berpedoman kepada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2018 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018 sebagai Hari Libur Nasional,” ungkapnya.

Ia mengatakan, namun demikian, pada pelaksanaan Pilkada tersebut, Bank Indonesia tetap mendukung kegiatan ekonomi nasional dengan memberikan pelayanan sistem pembayaran dan pengelolaan uang Rupiah kepada masyarakat dan dunia usaha di seluruh wilayah Indonesia.(pra/tribun-medan. com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Ismail
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved